Diduga Tersengat Listrik saat Perbaiki Mesin Air, Warga Banjarbaru Ditemukan Meninggal di Kelurahan Landasan Ulin Timur

Penulis: Toni Haryadi  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:54 WIB
Korban ditemukan meninggal di Kelurahan Landasan Ulin Timur setelah diduga tersengat listrik saat memperbaiki mesin air.

BANJARBARU — Peristiwa tragis terjadi di Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru, pada Jumat (29/5) siang. Seorang pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian. Dugaan sementara, korban tersengat listrik saat tengah memperbaiki mesin air.

Apa yang Terjadi Sebelum Korban Ditemukan?

Saksi yang pertama kali menemukan korban melaporkan adanya sesosok mayat pria terbujur kaku di lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga tengah melakukan perbaikan pada mesin air yang ada di sekitar lokasi. Belum diketahui secara pasti kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Langkah Kepolisian Setelah Penemuan Mayat

Petugas dari Polsek setempat yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk dibawa ke rumah sakit guna menjalani proses autopsi. Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.

Berapa Lama Korban Meninggal Sebelum Ditemukan?

Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai perkiraan waktu kematian korban. Namun, kondisi mayat yang sudah kaku mengindikasikan korban telah meninggal beberapa jam sebelum ditemukan. Warga setempat mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah saksi melapor ke perangkat RT setempat.

Imbauan Keselamatan bagi Warga Banjarbaru

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melakukan perbaikan peralatan listrik. Warga diimbau untuk selalu mematikan aliran listrik dari sumber utama sebelum menyentuh atau memperbaiki perangkat elektronik, terutama mesin air yang kerap berada di area basah. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik di rumah juga disarankan untuk mencegah risiko korsleting atau kebocoran arus.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top