BANJARMASIN — Seorang pekerja tewas setelah tersengat arus bocor dari bor listrik di kawasan rawa Babirik, Beruntung Baru, Kalimantan Selatan. Korban bernama Rahmadi (42) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi kejadian, Senin lalu.
Menurut informasi yang dihimpun, mesin bor yang digunakan korban sempat mengalami kerusakan sebelum kecelakaan terjadi. Rahmadi disebut memperbaiki sendiri alat tersebut, lalu kembali menggunakannya hingga arus listrik bocor dan menyetrumnya.
Kronologi: Perbaikan Mandiri Berujung Maut
Rahmadi diketahui tengah bekerja di area rawa yang berlumpur dan basah. Kondisi basah ini diduga memperparah aliran listrik bocor dari mesin bor yang tidak memiliki pengaman memadai.
Rekan korban yang berada di lokasi sempat berusaha menolong, namun arus listrik terlalu kuat. Rahmadi baru bisa dievakuasi setelah aliran listrik diputus dari sumbernya. Sayangnya, nyawa korban sudah tidak tertolong.
Peringatan bagi Pekerja: Bahaya Alat Listrik di Area Basah
Insiden ini menjadi pengingat keras soal keselamatan kerja di lingkungan rawa atau area basah. Alat listrik yang tidak memiliki sertifikasi keselamatan atau grounding yang baik sangat berisiko menyebabkan korsleting dan sengatan listrik.
Pekerja di area serupa disarankan menggunakan alat dengan sistem pengaman arus bocor (ELCB) dan memastikan kondisi kabel serta steker dalam keadaan kering. Perbaikan alat sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang kompeten, bukan secara mandiri.
Belum Ada Tindak Lanjut dari Pihak Berwenang
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian atau perusahaan tempat Rahmadi bekerja. Tim medis telah mengevakuasi jenazah ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak keluarga korban masih menunggu proses identifikasi dan administrasi sebelum pemakaman. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Alat Listrik Rusak di Area Basah?
Segera hentikan penggunaan dan cabut kabel dari sumber listrik. Jangan mencoba memperbaiki sendiri jika tidak memiliki keahlian di bidang kelistrikan. Gunakan jasa teknisi resmi dan pastikan alat telah diuji kelayakannya sebelum dipakai kembali.