BANJARMASIN — Bank Kalsel resmi membuka periode promosi Kredit Multiguna 3XTRA yang berlangsung mulai 1 Oktober hingga 31 Desember 2026. Lewat program ini, suku bunga kredit konsumtif bagi CPNS, PNS, dan pensiunan diturunkan menjadi 11 persen, mencakup Kredit Multiguna Utama, Multiguna Terusan termasuk Multiguna Terusan Vertikal, serta Multiguna Pensiunan termasuk pensiunan janda atau duda.
Penurunan bunga tersebut lebih ringan hingga 1 persen dibandingkan skema reguler. Program ini menyasar tiga kelompok peminjam yang masing-masing memiliki jalur dan persyaratan berbeda.
Tiga Jalur Kesempatan dalam Kredit Multiguna 3XTRA
Bank Kalsel membagi penerima manfaat program ini ke dalam tiga kategori. Masing-masing punya syarat plafon dan jangka waktu yang tidak sama.
- Take Over — nasabah memindahkan kredit dari bank lain ke Bank Kalsel, dengan plafon minimal Rp100.000.000 dan tanpa syarat minimal jangka waktu.
- Kompensasi — khusus debitur existing Bank Kalsel yang memenuhi sejumlah ketentuan, termasuk plafon minimal Rp100.000.000 dan jangka waktu kredit minimal 5 tahun.
- New Customer — kesempatan bagi nasabah baru yang belum pernah memiliki fasilitas kredit di Bank Kalsel, dengan plafon minimal Rp100.000.000 dan tanpa syarat minimal jangka waktu.
Syarat Khusus Debitur Kompensasi
Jalur kompensasi tidak terbuka untuk semua nasabah lama. Debitur existing harus sudah memiliki fasilitas kredit berjalan minimal setengah dari jangka waktu kreditnya.
Selain itu, kredit yang akan dikompensasi harus memiliki jangka waktu awal minimal 2 tahun. Kredit juga wajib direalisasikan selama masa periode promosi berlangsung, bukan setelahnya.
Ketentuan ini berlaku di seluruh Kantor Cabang dan Cabang Pembantu Bank Kalsel Konvensional. Nasabah yang berminat dapat menghubungi kantor Bank Kalsel terdekat untuk informasi lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan lengkap.
Mengapa Bunga 11 Persen Relevan bagi PNS dan Pensiunan
Kelompok CPNS, PNS, dan pensiunan umumnya memiliki penghasilan tetap bulanan yang membuat mereka dinilai relatif aman dari sisi risiko kredit. Karena itu, bank kerap menawarkan skema bunga khusus untuk segmen ini.
Penurunan bunga menjadi 11 persen memberi ruang penghematan angsuran bagi peminjam dengan plafon besar. Selisih 1 persen pada plafon Rp100.000.000 dengan tenor panjang bisa berarti pengurangan cicilan bulanan yang cukup terasa.
Bagi Bank Kalsel, program ini sekaligus menjadi strategi menahan nasabah lama agar tidak berpindah ke bank lain, sekaligus menarik debitur dari kompetitor melalui skema take over.