KALIMANTAN SELATAN — PT Bukit Asam (Persero) Tbk memanfaatkan momen peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia untuk menegaskan kembali peran strategisnya di sektor energi nasional. Melalui penyediaan batu bara yang berkelanjutan, perusahaan memastikan pasokan listrik untuk rumah tangga, layanan publik, hingga kawasan industri tetap terjaga. Ini bukan sekadar aktivitas bisnis, melainkan wujud nyata semangat kemerdekaan yang dihidupkan dalam operasional sehari-hari.
Energi Menggerakkan Ekonomi, Pasokan Tetap Prioritas
Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, menyatakan bahwa kemerdekaan bagi perusahaan adalah momentum untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi negeri. "Kemerdekaan bagi kami adalah semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri. PTBA ingin memastikan energi hadir untuk menggerakkan kehidupan dan perekonomian Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8).
Komitmen ini dijalankan dengan menjaga pasokan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation). Dengan begitu, aktivitas ekonomi di berbagai sektor dapat berjalan normal tanpa hambatan pasokan listrik. Perusahaan tidak hanya berhenti pada penyediaan energi, tetapi juga berupaya menyeimbangkan aspek sosial dan lingkungan.
Program TJSL: Menumbuhkan Kemandirian Warga Ring 1
Di luar bisnis inti, PTBA menggerakkan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional. Program ini mencakup pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu inisiatif unggulannya adalah program Desa Impian yang mengembangkan potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal.
"Kami ingin masyarakat di sekitar wilayah operasional menjadi mitra yang tumbuh bersama PTBA. Karena itu, kami terus membuka peluang ekonomi, meningkatkan kapasitas, dan mendorong kemandirian masyarakat," jelas Bambang. Pendekatan ini dirancang agar manfaat perusahaan tidak hanya dinikmati korporasi, tetapi juga dirasakan langsung oleh individu dan komunitas di Ring 1.
Transformasi Hijau: Menjaga Lingkungan untuk Generasi Mendatang
PTBA tidak mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan. Perusahaan memperkuat langkah melalui pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), hilirisasi batu bara, serta pemanfaatan biomassa. Selain itu, reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang terus dijalankan sebagai bagian dari komitmen menjaga ekosistem.
Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi jangka panjang perusahaan. "Oleh sebab itu, kami melakukan transformasi agar bisnis, manfaat bagi masyarakat, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan," imbuh Bambang. Langkah ini sekaligus menyiapkan perusahaan menghadapi transisi energi global tanpa melupakan tanggung jawab sosialnya.
Memasuki usia Indonesia yang ke-81, PTBA berkomitmen memperkuat perannya dalam pembangunan nasional. Energi yang disediakan menggerakkan roda ekonomi, pemberdayaan masyarakat memperkuat kemandirian, dan pengelolaan lingkungan menjadi warisan berharga bagi generasi penerus. "Semangat kemerdekaan adalah semangat gotong royong dan keberanian untuk terus maju. Nilai-nilai itu yang ingin kami hidupkan di PTBA," tutup Bambang.