Pencarian

Program Test Ride Honda 2025: Tiket Pelatihan Rp 11 Juta dan Motor Listrik untuk Pembeli

Senin, 03 Agustus 2026 • 10:23:31 WIB
Program Test Ride Honda 2025: Tiket Pelatihan Rp 11 Juta dan Motor Listrik untuk Pembeli
Honda UK menawarkan hadiah motor listrik dan pelatihan berkendara senilai Rp 11 juta bagi pembeli motor eligible dalam program test ride 2025.

KALIMANTAN SELATAN — Program test ride biasanya berakhir dengan segelas kopi dan stiker. Honda UK melakukan pendekatan berbeda: setiap pelanggan yang melakukan test ride dan membeli motor eligible selama periode 1 Agustus hingga 5 Oktober otomatis masuk undian berhadiah. Hadiah utamanya bukan merchandise, melainkan Honda Super-N—motor listrik futuristik yang belum lama diperkenalkan—serta Honda Miimo, mesin pemotong rumput robotik.

Menariknya, hadiah yang paling menarik perhatian justru bukan motor listriknya. Honda menggandeng Rapid Training, lembaga kursus berkendara yang berdiri sejak 1997, untuk memberikan satu sesi pelatihan Rapid Safety senilai £545 (sekitar Rp 11 juta) kepada satu pemenang beserta seorang teman.

Pelatihan Rp 11 Juta: Untuk Siapa dan Apa Saja Isinya?

Kursus dari Rapid Training mencakup sesi road dan track day, dan berlaku untuk semua tipe motor kecuali kelas 125cc dan skutik. Program unggulannya, Bespoke Coaching, dirancang untuk satu hari penuh dengan instruktur yang menyesuaikan materi dengan kebutuhan masing-masing rider—bukan sekadar kelas teori keselamatan standar.

Kemitraan ini menunjukkan arah baru strategi pemasaran Honda: menjual pengalaman berkendara yang lebih aman dan kompeten, bukan sekadar menjual spesifikasi mesin. Untuk pasar Indonesia, model pelatihan semacam ini masih jarang dijadikan hadiah utama program penjualan, sehingga inisiatif ini layak diapresiasi sebagai pembeda.

Daftar Motor Eligible: Fokus ke CB1000GT dan Lini Baru

Untuk berpartisipasi, pembeli harus memilih salah satu model yang masuk daftar eligible. Yang menjadi sorotan utama adalah Honda CB1000GT, sport-touring anyar yang dibanderol mulai £11,999 (sekitar Rp 240 juta). Motor ini memakai basis mesin dari CB1000 Hornet, tetapi dengan ubahan karakter torsi yang lebih padat di putaran bawah—cocok untuk perjalanan jarak jauh dengan kecepatan konstan.

  • Honda CB1000GT — Tersedia dalam tiga pilihan warna: Grand Prix Red, Graphite Black, dan Pearl Deep Mud Gray. Posisinya di lineup mengisi celah antara naked bike dan touring full-fairing.
  • Honda CB1000 Hornet & Hornet SP — Naked bike dengan gaya agresif dan fokus pada performa murni. Bagi yang mencari tenaga mentah tanpa fairing, ini pilihan paling masuk akal.
  • Honda WN7 — Motor listrik terbaru Honda. Meski belum dirilis resmi di Indonesia, WN7 menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli yang ingin mencicipi teknologi EV Honda lebih awal.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menyebrang ke Dealer

Program ini berjalan di Inggris, jadi bagi pembaca di Indonesia, informasi ini lebih relevan sebagai wawasan tren pemasaran global Honda. Namun ada beberapa catatan penting:

Pertama, syarat undian mewajibkan pembelian, bukan sekadar test ride. Artinya, peluang menang hanya terbuka bagi mereka yang sudah berkomitmen membayar. Kedua, hadiah pelatihan hanya berlaku di Inggris—pemenang dari luar negeri perlu menghitung ulang biaya akomodasi dan perjalanan. Ketiga, Honda WN7 dan CB1000GT belum diumumkan untuk pasar Indonesia, jadi jangan berharap program serupa hadir di sini dalam waktu dekat.

Bagi konsumen Indonesia yang penasaran dengan CB1000GT, motor ini menarik untuk diantisipasi. Jika Honda Thailand atau Indonesia membawanya masuk, persaingan di segmen sport-touring 1000cc akan semakin ketat—terutama melawan Kawasaki Ninja 1000SX dan Suzuki GSX-S1000GT yang sudah lebih dulu bercokol.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mobilinanews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks