Bagi warga Kalimantan Selatan yang ingin menikmati suasana pegunungan, Loksado bisa menjadi pilihan tepat. Kecamatan kecil ini berada di jantung Kabupaten Hulu Sungai Selatan, di kaki Pegunungan Meratus.
Meski membutuhkan perjalanan darat sekitar 4 hingga 5 jam dari Kota Banjarmasin, keindahan alam yang ditawarkan Loksado membuat perjalanan panjang tersebut terasa sepadan bagi banyak wisatawan.
Berikut lokasi, daya tarik utama, dan kekayaan budaya yang bisa ditemukan di kawasan wisata Loksado, Pegunungan Meratus.
Lokasi dan Geografi Pegunungan Meratus
Pegunungan Meratus membentang sepanjang sekitar 600 kilometer persegi dari arah barat daya menuju timur laut, kemudian membelok ke utara hingga mencapai perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.
Titik tertinggi di rangkaian pegunungan ini adalah Gunung Halau-Halau, dengan ketinggian mencapai 1.901 meter di atas permukaan laut, menjadikannya puncak tertinggi di kawasan Pegunungan Meratus.
Bentangan pegunungan yang luas ini menghadirkan udara sejuk dan pemandangan hijau yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk pikuk perkotaan.
Susur Sungai dengan Rakit Bambu
Salah satu aktivitas paling khas di Loksado adalah bamboo rafting, yaitu menyusuri Sungai Amandit menggunakan rakit bambu tradisional yang dikendalikan oleh pemandu lokal berpengalaman.
Pengalaman menyusuri sungai dengan rakit bambu ini telah menjadi identitas wisata Loksado, menawarkan sensasi berbeda dibanding wisata air pada umumnya karena kesederhanaan alat transportasinya.
Aktivitas ini biasanya memakan waktu beberapa jam, melewati pemandangan hutan dan perbukitan di sepanjang aliran Sungai Amandit yang masih terjaga kealamiannya.
Air Terjun Haratai yang Bertingkat
Salah satu daya tarik alam utama di Loksado adalah Air Terjun Haratai, yang memiliki keunikan berupa struktur bertingkat tiga, berbeda dari air terjun pada umumnya yang hanya memiliki satu tingkatan.
Masing-masing tingkatan air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 13 meter, dengan kolam alami di bagian bawahnya yang kerap dimanfaatkan pengunjung untuk berendam menikmati kesegaran air pegunungan.
Selain Air Terjun Haratai, kawasan Loksado juga memiliki Bukit Langara yang berada di ketinggian sekitar 200 meter, menawarkan pemandangan Sungai Amandit dan deretan Pegunungan Meratus dari puncaknya.
Kearifan Lokal Masyarakat Dayak Meratus
Selain keindahan alamnya, Loksado juga menyimpan kekayaan budaya berupa kearifan lokal masyarakat Dayak Meratus yang masih terjaga hingga kini, menambah nilai autentik bagi wisatawan yang berkunjung.
Interaksi dengan masyarakat Dayak Meratus memberikan pengalaman berbeda, mulai dari mengenal tradisi, cara hidup, hingga hubungan erat mereka dengan alam Pegunungan Meratus yang mereka jaga secara turun-temurun.
Keberadaan budaya lokal yang masih hidup ini menjadikan Loksado bukan sekadar destinasi wisata alam, tetapi juga wisata edukasi budaya yang bernilai bagi wisatawan yang ingin mengenal Kalimantan Selatan lebih dalam.
Checklist Sebelum ke Loksado
- Siapkan waktu perjalanan sekitar 4-5 jam dari Banjarmasin
- Kenakan pakaian yang nyaman untuk aktivitas susur sungai dan trekking
- Gunakan jasa pemandu lokal untuk aktivitas bamboo rafting
- Bawa pakaian ganti jika berencana berendam di Air Terjun Haratai
- Hormati adat dan kebiasaan masyarakat Dayak Meratus selama berkunjung
Informasi wisata dan berita seputar Banjarmasin lainnya bisa dibaca di beranda halobanjarmasin.com.