BANJARBARU — Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan meresmikan tiga inovasi transportasi publik yang akan diresmikan Gubernur Kalsel dalam rangkaian Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel. Inovasi ini mencakup shuttle bus perkantoran, koridor baru angkutan massal, dan pengoperasian bus listrik berkapasitas besar (big bus electric). Layanan ini dihadirkan untuk meningkatkan mobilitas warga sekaligus mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Shuttle Perkantoran Gratis untuk ASN dan Warga
Salah satu layanan yang paling dinantikan adalah shuttle bus perkantoran yang akan melayani kawasan pusat pemerintahan. Kepala Dishub Kalsel, M. Fitri Hernadi, menyebut layanan ini digratiskan pada tahap awal operasional sebagai stimulus bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.
“Shuttle bus perkantoran untuk mendukung visi Gubernur dalam menghadirkan transportasi publik yang mudah diakses,” ujar Fitri di Banjarbaru, Selasa (7/7). Layanan ini diharapkan memudahkan mobilitas harian di kawasan perkantoran pemerintah.
Bus Listrik Beroperasi di Jam Sibuk, Fokus ke Rute Padat
Untuk mengurai penumpukan calon penumpang di halte, Dishub mengoperasikan bus listrik berkapasitas besar yang ramah lingkungan. Bus ini difokuskan pada rute Rumah Sakit Ulin menuju Simpang Empat, khusus pada jam sibuk pagi dan sore hari.
“Bus listrik ini difokuskan beroperasi pada jam sibuk, yaitu pukul 07.00–09.00 WITA dan 16.00–18.00 WITA. Tujuannya meminimalkan penumpukan penumpang di koridor yang tingkat okupansinya tinggi,” jelas Fitri. Langkah ini merupakan respons terhadap tingginya permintaan di koridor yang melayani fasilitas kesehatan dan pusat kota.
Koridor Baru untuk Memperluas Jangkauan Angkutan Umum
Selain shuttle dan bus listrik, Dishub Kalsel membuka koridor baru yang melintasi jalur paralel Jalan Gubernur Syarkawi menuju kawasan perkantoran. Koridor ini dirancang sebagai rute alternatif menuju pusat pemerintahan dan diharapkan memperluas jangkauan angkutan umum di Banjarbaru. Pemprov juga menghadirkan layanan Shuttle Perkotaan Kalsel yang akan beroperasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi di Banua.
Seluruh layanan baru ini rencananya diresmikan secara sederhana oleh Gubernur Kalsel dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Provinsi. Melalui inovasi ini, Pemprov Kalsel berharap masyarakat beralih ke transportasi umum guna mengurangi kemacetan perkotaan.