Pencarian

Gaji Karyawan Tertunggak Berbulan-bulan, SKK Migas Akhirnya Lifting Minyak Kalrez Petroleum di Lapangan Bula

Kamis, 02 Juli 2026 • 13:00:01 WIB
Gaji Karyawan Tertunggak Berbulan-bulan, SKK Migas Akhirnya Lifting Minyak Kalrez Petroleum di Lapangan Bula
SKK Migas mengonfirmasi lifting minyak perdana dari Lapangan Bula oleh Kalrez Petroleum.

KALIMANTAN SELATAN — Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengonfirmasi lifting tersebut dalam keterangannya, Kamis (2/7). Ia menyatakan hasil penjualan minyak yang tersimpan di tangki penyimpanan itu diprioritaskan untuk menyelesaikan kewajiban perusahaan terhadap pekerjanya.

"Minyak dalam tangki KKKS PT Kalrez Petroleum Lapangan Bula, Maluku, akhirnya berhasil di-lifting hari ini. Semoga hasil lifting ini dapat digunakan untuk membayar gaji karyawan yang sudah berbulan-bulan belum bisa dibayarkan," ujar Djoko.

Lapangan Tertua yang Mandek Produksi

Lapangan Bula merupakan salah satu ladang minyak tertua di Indonesia yang telah berproduksi sejak era kolonial Belanda. Sebagai lapangan tua (mature field), produktivitasnya terus menurun akibat tekanan reservoir yang melemah, tingginya kandungan air (water cut), dan meningkatnya gas yang ikut terproduksi (gas-oil ratio).

Kondisi itu diperparah dengan membengkaknya biaya operasional di tengah keterbatasan arus kas perusahaan. Akibatnya, operasional lapangan hanya dipertahankan seadanya agar fasilitas produksi tidak rusak permanen. Namun, karena minyak hasil produksi tidak segera bisa dijual—lifting tertunda—perusahaan kehilangan sumber penerimaan utama. Gaji karyawan pun molor dan tekanan finansial semakin berat.

BUMD Siap Ambil Alih, SKK Migas Awasi Transisi

Djoko mengungkapkan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat telah mengajukan permohonan untuk mengambil alih pengelolaan Lapangan Bula. Langkah itu diambil sebagai upaya menghidupkan kembali produksi migas di wilayah tersebut.

"Selanjutnya BUMD setempat mengajukan permohonan untuk mengelola lapangan ini," ungkap Djoko.

SKK Migas berharap proses transisi pengelolaan berjalan mulus sehingga Lapangan Bula bisa kembali berproduksi secara normal. Dengan kepastian pengelolaan baru, produksi diharapkan tidak lagi tersendat seperti yang terjadi selama ini.

Keberhasilan lifting perdana ini menjadi sinyal awal bahwa rantai masalah yang membelit Kalrez Petroleum mulai terurai. Namun, tantangan tetap membentang: menstabilkan produksi di lapangan yang sudah uzur dan memastikan kesejahteraan pekerja tidak kembali terabaikan.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks