Pencarian

BUMN China Zheshang Zhongtuo Caplok 75% Saham Smelter Nikel Gunbuster Milik Jiangsu Delong

Selasa, 30 Juni 2026 • 21:52:31 WIB
BUMN China Zheshang Zhongtuo Caplok 75% Saham Smelter Nikel Gunbuster Milik Jiangsu Delong
Zheshang Zhongtuo resmi mengakuisisi 75% saham smelter nikel GNI milik Jiangsu Delong.

KALIMANTAN SELATAN — Keputusan itu tertuang dalam putusan Pengadilan Xiangshui, Provinsi Jiangsu, yang mengesahkan rencana restrukturisasi 30 perusahaan afiliasi Delong. Salah satu poin utamanya adalah pelepasan kepemilikan Delong di GNI.

Skema Akuisisi dan Kemitraan Strategis

Dalam skema yang disetujui, Zheshang Zhongtuo—atau entitas yang ditunjuk—akan mengambil alih 75% dari total 99,84% saham GNI yang selama ini dipegang secara tidak langsung oleh Jiangsu Delong. Sisa kepemilikan Delong di GNI belum dirinci lebih lanjut.

Selain akuisisi, Zheshang Zhongtuo juga disebut akan menggandeng Jinhai Stainless Steel sebagai mitra investasi di GNI. Langkah ini menandai masuknya dua pemain baru dalam struktur kepemilikan smelter nikel yang berlokasi di Indonesia tersebut.

Latar Belakang Reorganisasi

Proses reorganisasi Jiangsu Delong sendiri merupakan buntut dari tekanan finansial yang dihadapi perusahaan baja nirkarat asal China itu. “Pengadilan Xiangshui Provinsi Jiangsu menyetujui rencana reorganisasi Jiangsu Delong dan mengakhiri proses reorganisasi Jiangsu Delong,” tulis laporan China.com, mengutip pernyataan resmi pengadilan.

Dengan restu pengadilan, Delong secara resmi melepas kendali atas aset strategisnya di Indonesia, termasuk GNI yang selama ini menjadi salah satu pilar bisnis nikelnya di luar negeri.

Masuknya Zheshang Zhongtuo sebagai BUMN China diharapkan membawa stabilitas baru bagi operasional GNI. Smelter ini memproduksi nikel pig iron (NPI), bahan baku utama baja tahan karat, dan menjadi bagian penting dari rantai pasok industri nikel global yang terkonsentrasi di Indonesia.

Bagikan
Sumber: bloombergtechnoz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks