KALIMANTAN SELATAN — Foto mata-mata terbaru dari CNC memperlihatkan BYD Fang Cheng Bao Formula S dalam balutan kamuflase minimal di jalan raya Tiongkok. Ini adalah sinyal terkuat bahwa versi produksi massal sudah di depan mata, setelah konsep FCB Formula X diperkenalkan di Beijing Auto Show 2026. BYD terlihat serius memperluas lini Fang Cheng Bao ke segmen sedan dan wagon, melengkapi jajaran SUV yang sudah ada.
Desain Sporty dengan DNA Aerodinamis
Dari gambar yang beredar, Formula S mengusung bahasa desain yang agresif. Splitter depan dan diffuser belakang menjadi elemen kunci yang mendukung karakter aerodinamis mobil. Secara visual, garis bodinya disebut memiliki kemiripan dengan Denza Z, saudara satu grup BYD yang juga menyasar segmen premium.
Dimensi mobil ini tergolong besar untuk sebuah sedan listrik. Panjang total mencapai lebih dari lima meter dengan jarak sumbu roda 2.950 mm. Varian wagon S GT menawarkan dimensi serupa, tetapi dengan ruang kabin yang lebih lega di bagian belakang.
Interior Premium dengan Sentuhan Warna Merah Beludru
Bagian dalam mobil yang sempat bocor ke publik memperlihatkan nuansa mewah. Dominasi warna merah beludru mendominasi kabin, dipadukan dengan setir yang menampilkan logo Fang Cheng Bao. Kursi depan dirancang dengan bantalan samping yang memberikan sokongan lebih, meski tidak seekstrem jok mobil sport murni.
Kesan premium ini sejalan dengan strategi BYD untuk memposisikan Fang Cheng Bao sebagai sub-brand performa tinggi, setara dengan Denza di pasar global.
Dua Varian Penggerak: RWD hingga AWD 657 dk
BYD Fang Cheng Bao Formula S dan S GT akan hadir dengan beberapa konfigurasi motor listrik. Varian penggerak roda belakang (RWD) menawarkan tenaga mulai dari 245 kW (328 dk) hingga 300 kW (402 dk). Sementara versi penggerak semua roda (AWD) mengusung sistem motor ganda dengan tenaga gabungan mencapai 657 dk.
Performa tersebut didukung oleh teknologi baterai Blade Battery 2.0 dan sistem pengisian cepat Flash Charging. Detail spesifikasi baterai belum diumumkan sepenuhnya, namun kedua model dipastikan mengadopsi arsitektur kelistrikan generasi terbaru BYD.
Sistem Bantuan Mengemudi DiPilot 5.0 dengan LiDAR
Sektor teknologi turut menjadi andalan. BYD Fang Cheng Bao Formula S diperkirakan dibekali sensor LiDAR yang terpasang di atap. Sensor ini menjadi komponen utama sistem bantuan berkendara DiPilot 5.0 milik BYD, yang memungkinkan kemampuan navigasi otonom tingkat lanjut.
Potensi Pasar Global di Bawah Brand Denza
Menariknya, laporan industri menyebutkan bahwa BYD Fang Cheng Bao Formula S dan S GT berpotensi dipasarkan secara global di bawah brand Denza. Langkah ini mirip dengan strategi BYD yang kerap menggunakan sub-brand berbeda untuk segmen pasar yang berbeda. Jika terealisasi, model ini akan menjadi pesaing langsung sedan listrik premium dari pabrikan Eropa dan China lainnya.
Proses pengajuan izin penjualan ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok sudah dimulai. Ini menandakan bahwa tahap produksi dan distribusi resmi tinggal menunggu waktu.