Pencarian

Call of Duty Black Ops 7 Season 4 Rilis Mode Tanpa Omnimovement dan Senjata ‘Aim-Bot’ Bawaan: Treyarch Akui Kehabisan Ide?

Minggu, 07 Juni 2026 • 00:18:31 WIB
Call of Duty Black Ops 7 Season 4 Rilis Mode Tanpa Omnimovement dan Senjata ‘Aim-Bot’ Bawaan: Treyarch Akui Kehabisan Ide?
Mode Black Ops Classic di BO7 Season 4 kembali ke gameplay tanpa Omnimovement dan fitur akrobatik.

Season 4 BO7 yang dirilis pekan lalu membawa angin pengap bagi komunitas. Alih-alih menghadirkan inovasi mekanik baru, Treyarch justru menyediakan jalan pintas bagi pemain yang enggan beradaptasi dengan sistem gerakan modern waralaba ini. Mode Black Ops Classic secara gamblang membuang fitur Omnimovement yang pertama kali diperkenalkan di Black Ops 6, termasuk wall jumping, sliding, dan segala akrobat. Hasilnya? Deathmatch klasik ala Call of Duty jadul: lambat, datar, tanpa kejutan.

Senjata ‘Grimhawk’ yang Membidik Sendiri: Antara Bantuan dan Kecurangan Legal

Yang lebih memicu perdebatan adalah kehadiran Grimhawk, senapan otomatis yang bisa didapatkan sebagai hadiah tantangan mingguan. Senjata ini menembakkan peluru kecepatan rendah yang secara otomatis mengunci target yang sedang menembaki pemain. Activision menyebutnya sebagai "homing ringan" yang tidak sepenuhnya menggantikan kemampuan aiming pemain. Namun bagi pemain kompetitif, ini sama saja memberikan aim assist supercharged yang legal di dalam game.

Dalam praktiknya, Grimhawk secara fundamental mengubah dinamika firefight. Pemain tidak perlu lagi mengandalkan refleks bidikan—cukup arahkan senjata ke arah musuh, dan peluru akan melakukan sisanya. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Call of Duty multiplayer modern sebuah senjata bawaan memiliki mekanik homing shot tanpa syarat khusus.

‘Black Ops Classic’: Mode untuk Pensiunan FPS atau Pengakuan Kegagalan?

Mode baru ini tidak hanya membuang Omnimovement, tetapi juga menyederhanakan loadout dan hanya menyediakan peta-peta lawas—termasuk Vertigo dari Black Ops 2 yang dihadirkan kembali. Bagi pemain yang sudah bertahun-tahun mengeluhkan kompleksitas pergerakan di seri terbaru, mode ini mungkin terasa seperti nostalgia. Namun bagi pengamat industri, langkah ini justru terlihat defensif.

Sejak dirilis Oktober tahun lalu, Black Ops 7 memang mendapat kritik karena kampanye single-player yang terkesan asal-asalan dan dukungan pasca-rilis yang minim ambisi. Season 4 ini seolah menjadi titik nadir: alih-alih memperbaiki atau memperkaya sistem yang ada, Treyarch memilih menyediakan ruang aman bagi pemain yang menolak perubahan. Ironisnya, fitur Omnimovement justru dianggap sebagai salah satu inovasi paling menarik dalam Call of Duty dalam beberapa tahun terakhir.

Scorestreak Baru dan Peta Tambahan: Isi Waktu Sebelum Modern Warfare 4

Season 4 juga menambahkan scorestreak bernama Iron Rain—drone besar yang bisa melacak musuh di darat lalu menghujani mereka dengan artileri udara. Ada pula peta 6v6 baru bernama Primetime, serta kembalinya mode Gunfight dalam format 6 pemain. Tapi semua tambahan ini terasa seperti pengalih perhatian.

Perhatian komunitas Call of Duty kini telah beralih ke Modern Warfare 4 yang digarap Infinity Ward selama empat tahun—waktu yang sangat panjang untuk standar franchise ini. Dalam preview yang ditulis Morgan Park untuk PC Gamer, ia menyebut gunplay MW4 langsung terasa "kepala dan bahu di atas dua seri Black Ops sebelumnya." Kutipan itu berbunyi: "In terms of raw FPS craft, this is immediately head and shoulders above the previous pair of Black Ops—games that look and sound fine. It really does matter who makes Call of Duty."

Bagi pemain Indonesia yang masih bertahan di BO7, Season 4 mungkin menawarkan hiburan instan. Tapi jika tren ini berlanjut, Season 5 kemungkinan besar akan membawa "perks sandal jepit" dan "scorestreak termos air panas"—sindiran yang disampaikan langsung oleh jurnalis PC Gamer dalam artikel ulasannya.

Bagikan
Sumber: pcgamer.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks