Pencarian

Rumah Ambruk di Bantaran Sungai Zafry Zam-zam Banjarmasin, Pemkot Larang Rehab atau Bangun Ulang di Atas Sungai

Sabtu, 06 Juni 2026 • 12:51:31 WIB
Rumah Ambruk di Bantaran Sungai Zafry Zam-zam Banjarmasin, Pemkot Larang Rehab atau Bangun Ulang di Atas Sungai
Rumah-rumah di bantaran Sungai Zafry Zam-zam ambruk akibat kondisi tanah labil dan bangunan tua.

BANJARMASIN — Ratusan warga di bantaran Sungai Zafry Zam-zam, tepatnya di Jalan Tunas Baru, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, kini dihadapkan pada kenyataan pahit. Sejumlah rumah mereka ambruk dan tak bisa diperbaiki. Pemerintah Kota Banjarmasin melalui dinas terkait telah mengeluarkan larangan tegas: rumah-rumah yang roboh tersebut dilarang untuk direhabilitasi atau dibangun ulang di atas sungai.

Mengapa Pemkot Melarang Warga Membangun Ulang?

Larangan ini bukan tanpa alasan. Kawasan bantaran Sungai Zafry Zam-zam merupakan area sempadan sungai yang secara regulasi tidak boleh dijadikan permukiman. Kondisi tanah yang labil dan struktur bangunan yang sudah tua membuat kawasan ini rawan ambruk, terutama saat musim hujan dan debit air sungai naik.

Pemkot Banjarmasin menilai bahwa membiarkan warga membangun ulang di lokasi yang sama hanya akan mengulang risiko bencana. "Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami tidak ingin kejadian serupa terulang kembali," ujar seorang pejabat Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarmasin.

Nasib Warga Terdampak: Antara Rumah Ambruk dan Larangan

Warga yang rumahnya ambruk kini berada dalam situasi sulit. Mereka kehilangan tempat tinggal, namun aturan melarang mereka untuk membangun kembali di atas lahan yang sama. Sebagian warga mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai relokasi atau bantuan tempat tinggal sementara.

Beberapa warga memilih untuk mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga yang masih layak huni. "Kami bingung mau ke mana. Rumah sudah hancur, tapi tidak boleh dibangun lagi. Kami berharap ada solusi dari pemerintah," keluh seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Apa Langkah Pemkot Selanjutnya untuk Warga?

Pemerintah Kota Banjarmasin menyatakan akan mendata seluruh warga yang terdampak ambruknya rumah di bantaran sungai tersebut. Data ini akan digunakan sebagai dasar untuk memberikan bantuan sosial dan merencanakan program relokasi ke tempat yang lebih aman.

Pemkot juga berencana melakukan sosialisasi secara intensif kepada warga di kawasan sempadan sungai lainnya. Tujuannya, agar warga memahami risiko tinggal di bantaran sungai dan tidak membangun bangunan permanen di zona terlarang. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah korban jiwa dan kerugian material di masa depan.

Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks