Pencarian

Atasi Kemacetan dan Banjir, Jembatan Cambai di Jalan Mistar Cokrokusumo Banjarbaru Dilebarkan

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:05:54 WIB
Atasi Kemacetan dan Banjir, Jembatan Cambai di Jalan Mistar Cokrokusumo Banjarbaru Dilebarkan
Pelebaran Jembatan Cambai di Jalan Mistar Cokrokusumo Banjarbaru ditujukan untuk mengatasi kemacetan dan banjir.

BANJARBARU — Jembatan Cambai di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, menjadi titik langganan kemacetan setiap kali jam berangkat dan pulang kerja. Kondisi ini diperparah saat hujan deras, ketika genangan air membuat kendaraan harus merayap pelan. Dinas PUPR Kalimantan Selatan akhirnya memutuskan untuk melebarkan jembatan tersebut.

Mengapa Jembatan Cambai Sering Macet dan Banjir?

Jembatan Cambai saat ini memiliki lebar yang dinilai tidak proporsional dengan volume kendaraan yang melintas setiap hari. Jalan Mistar Cokrokusumo sendiri merupakan salah satu poros utama penghubung Banjarbaru dengan kawasan Cempaka dan sekitarnya. Di sisi lain, kapasitas drainase di sekitar jembatan tidak mampu menampung debit air saat hujan, sehingga air meluap ke badan jalan.

Berapa Luas Pelebaran dan Target Penyelesaian?

Dinas PUPR Kalsel memastikan proyek pelebaran akan segera dimulai. Namun, detail spesifikasi teknis seperti lebar tambahan dan total anggaran masih dalam tahap finalisasi. Pemerintah menargetkan pengerjaan rampung sebelum memasuki musim hujan berikutnya agar dampak banjir bisa diminimalisir.

Apa Dampak Langsung bagi Pengguna Jalan?

Setelah pelebaran selesai, kapasitas jembatan bertambah sehingga antrean kendaraan bisa terurai lebih cepat. Saluran drainase yang ikut dibenahi juga diharapkan mampu mengalirkan air hujan tanpa meluap ke jalan. Bagi warga Cempaka yang setiap hari harus melewati jembatan ini, proyek itu berarti waktu tempuh lebih singkat dan risiko mogok akibat banjir berkurang.

Kapan Proyek Pelebaran Jembatan Cambai Mulai?

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas PUPR belum merilis jadwal pasti pelaksanaan. Namun, proses administrasi dan lelang proyek dikabarkan sudah berjalan. Masyarakat diimbau bersabar dan mencari jalur alternatif selama masa konstruksi berlangsung.

Apakah Pelebaran Ini Akan Mengganggu Lalu Lintas?

Pihak Dinas PUPR Kalsel menjanjikan rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung. Pengalihan arus kendaraan akan diatur agar kemacetan tidak meluas ke ruas jalan lain. Petugas akan ditempatkan di titik-titik rawan untuk membantu pengendara.

Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks