Pencarian

Sejarah Terbentuknya Kotabaru: Gejolak Pasca-Kemerdekaan dan Perjanjian Linggarjati 1947

Senin, 01 Juni 2026 • 15:10:24 WIB
Sejarah Terbentuknya Kotabaru: Gejolak Pasca-Kemerdekaan dan Perjanjian Linggarjati 1947
Perjanjian Linggarjati 1947 menjadi tonggak penting dalam pembentukan Kabupaten Kotabaru.

KOTABARU — Sejarah pembentukan Kabupaten Kotabaru terkait erat dengan gejolak yang terjadi setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Momen krusial yang memengaruhinya adalah Perjanjian Linggarjati yang diteken pada 25 Maret 1947. Perjanjian antara Indonesia dan Belanda itu turut mendefinisikan ulang batas-batas wilayah, termasuk di Kalimantan.

Apa Peran Perjanjian Linggarjati dalam Pembentukan Kotabaru?

Perjanjian Linggarjati menjadi salah satu faktor yang memicu perubahan struktur pemerintahan di Kalimantan. Pasca-perjanjian, Belanda mulai membentuk negara-negara bagian (negara federal) di bawah kendalinya. Situasi ini mendorong para tokoh masyarakat di wilayah Kotabaru untuk bergerak dan menuntut pembentukan pemerintahan sendiri yang lebih efektif dan sesuai dengan aspirasi warga setempat.

Dari Mana Asal Muasal Nama Kotabaru?

Proses pembentukan Kotabaru tidak lepas dari sejarah Kerajaan Kotabaru yang sudah ada sebelumnya. Nama "Kotabaru" sendiri diambil dari pusat pemerintahan kerajaan yang terletak di pesisir timur Kalimantan Selatan. Setelah melalui berbagai dinamika politik dan administratif pasca-kemerdekaan, status wilayah ini kemudian ditingkatkan menjadi kabupaten definitif.

Meski bahan berita yang tersedia terbatas, peristiwa Perjanjian Linggarjati 1947 menjadi titik awal yang signifikan. Perjanjian itu tidak hanya soal pengakuan kedaulatan de facto atas Jawa, Madura, dan Sumatera, tetapi juga memicu perubahan peta politik di luar pulau-pulau tersebut, termasuk di Kalimantan Selatan.

Mengapa Peristiwa 1947 Ini Penting bagi Warga Kotabaru?

Bagi warga Kotabaru, memahami sejarah ini berarti memahami akar identitas daerahnya. Gejolak pasca-Linggarjati membuktikan bahwa pembentukan sebuah kabupaten bukan sekadar urusan administrasi, melainkan respons terhadap situasi politik nasional. Momentum HUT ke-76 tahun ini menjadi pengingat bahwa perjalanan Kotabaru sebagai daerah otonom dimulai dari masa-masa penuh ketidakpastian dan perjuangan.

Hingga kini, semangat yang lahir dari masa transisi kemerdekaan itu terus diwariskan. Peringatan HUT ke-76 bukan hanya seremoni, tetapi juga refleksi atas sejarah panjang yang membentuk Kotabaru seperti saat ini.

Kapan Tepatnya Kotabaru Diresmikan sebagai Kabupaten?

Berdasarkan catatan sejarah, proses pembentukan Kotabaru sebagai kabupaten berlangsung secara bertahap. Namun, momentum Perjanjian Linggarjati 1947 menjadi salah satu fondasi awal yang memungkinkan terbentuknya pemerintahan daerah yang lebih mandiri di wilayah tersebut. Tanggal peresmiannya kemudian diperingati sebagai hari jadi kabupaten setiap tahunnya.

Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks