PELAIHARI — DPC PPP Tanah Laut resmi menggelar Musda yang dihadiri kader dari seluruh kecamatan. Ketua panitia Musda, Muhammad Arsyad, menyatakan bahwa agenda ini merupakan bagian dari siklus organisasi partai yang berjalan sesuai AD/ART.
"Musda ini adalah forum tertinggi di tingkat cabang untuk memilih pemimpin baru sekaligus mengevaluasi program kerja selama ini," ujar Arsyad saat membuka acara, belum lama ini.
Siapa Saja Kandidat Ketua Umum PPP Tanah Laut?
Beredar tiga nama kader yang disebut-sebut akan bertarung dalam pemilihan. Mereka adalah H. Ahmad Fauzi, tokoh senior PPP asal Kecamatan Kintap; M. Rizki Fadhilah, politisi muda dari Kecamatan Pelaihari; dan Hj. Siti Rahmah, kader perempuan yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Tanah Laut.
Ketiga nama ini dinilai memiliki basis massa dan pengalaman organisasi yang mumpuni. Namun, panitia belum mengonfirmasi apakah ketiganya akan resmi mendaftar sebagai calon.
Mengapa Musda Ini Penting bagi PPP Tanah Laut?
Musda kali ini digelar di tengah upaya PPP memperkuat basis di Kalimantan Selatan, khususnya Tanah Laut yang merupakan salah satu lumbung suara partai. Pemilihan ketua baru diharapkan mampu merumuskan strategi pemenangan pemilu legislatif 2029.
“Kami butuh pemimpin yang bisa merangkul semua elemen, dari tokoh agama, pemuda, hingga perempuan. Tanah Laut ini potensial, jangan sampai kepengurusan baru justru membuat partai mundur,” ujar seorang kader yang enggan disebut namanya.
Apa Langkah Selanjutnya Setelah Pemilihan?
Setelah ketua umum terpilih, panitia akan menyusun kepengurusan baru untuk periode lima tahun ke depan. Struktur organisasi yang solid menjadi syarat utama agar program kerja partai bisa berjalan efektif.
“Kami targetkan dalam sepekan ke depan kepengurusan baru bisa segera terbentuk dan langsung bekerja,” tambah Arsyad.
Musda PPP Tanah Laut menjadi salah satu rangkaian kaderisasi yang diikuti dengan musyawarah di tingkat ranting dan anak cabang. Proses ini menjadi barometer kesehatan demokrasi internal partai di tingkat lokal.