Pencarian

3 Faktor Pemicu Tekanan Darah Naik Usai Konsumsi Daging Kurban di Banjarbaru, Dokter RSD Idaman Beri Peringatan

Sabtu, 30 Mei 2026 • 22:07:01 WIB
3 Faktor Pemicu Tekanan Darah Naik Usai Konsumsi Daging Kurban di Banjarbaru, Dokter RSD Idaman Beri Peringatan
Dokter RSD Idaman Banjarbaru mengingatkan risiko tekanan darah naik akibat konsumsi daging kurban berlebihan.

BANJARBARU — Perayaan Iduladha identik dengan hidangan daging kurban, tapi konsumsi berlebihan tanpa kendali bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Dokter RSD Idaman Banjarbaru, dr Nevi Novianti Rachman, mengingatkan bahwa tekanan darah bisa melonjak drastis usai menyantap olahan daging sapi atau kambing, terutama jika diolah dengan cara tertentu.

Bumbu, Minyak, dan Santan Jadi Pemicu Utama

Faktor pertama yang disebutkan Nevi adalah bumbu penambah rasa. Olahan daging kurban yang dimasak dengan tambahan garam dan kecap secara signifikan meningkatkan kadar natrium dalam hidangan. “Kadar natrium yang tinggi inilah yang memicu meningkatnya tekanan darah,” ujarnya.

Selain bumbu, cara pengolahan juga menentukan. Penggunaan minyak dan santan secara berlebihan, apalagi jika dipanaskan berulang kali, meningkatkan kandungan lemak jenuh. “Lemak jenuh dalam olahan tersebut berisiko untuk meningkatkan tekanan darah,” jelas Nevi.

Porsi Makan dan Riwayat Penyakit: Risiko Ganda

Nevi menekankan bahwa jumlah konsumsi dalam satu waktu juga krusial. Makan daging dalam porsi besar sekaligus memperberat kerja saluran pencernaan. “Akhirnya bisa mencetus terjadinya inflamasi sehingga meningkatkan kenaikan tekanan darah,” cetusnya.

Faktor terakhir adalah kondisi kesehatan sebelumnya. Pasien dengan penyakit darah tinggi, kolesterol, atau gangguan jantung disebut Nevi memiliki risiko lebih tinggi. “Mereka lebih rentan mengalami peningkatan tekanan darah setelah mengonsumsi olahan daging kurban,” tutupnya.

Masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya disarankan untuk membatasi porsi daging kurban, memilih metode masak yang lebih sehat seperti dipanggang atau direbus tanpa santan, serta mengurangi penggunaan garam dan kecap. Langkah ini penting untuk mencegah lonjakan tekanan darah pasca-Iduladha.

Bagikan
Sumber: pojokbanua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks