BALANGAN — Tidak ada toleransi bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Balangan yang kerap membolos apel pagi. Sekretaris DPRD setempat, Akhmad Fauzi, mengancam akan langsung memotong gaji para pegawai yang melanggar aturan kedisiplinan tanpa alasan yang jelas.
"Kita tidak segan untuk menindak tegas para aparatur sipil negara yang tidak disiplin, terutama yang tidak mengikuti apel pagi tanpa alasan yang tidak jelas," ujar Fauzi kepada awak media, Kamis.
Mekanisme Sanksi: Catatan Kehadiran Jadi Kunci
Fauzi telah memerintahkan bagian umum untuk mulai mencatat secara detail oknum ASN yang tidak hadir dalam apel pagi. Data absensi ini akan menjadi dasar penerapan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, dengan konsekuensi paling berat berupa pemotongan gaji.
"Ini bukan sekadar teguran. Kami akan jalankan aturan yang ada. Jika terbukti tanpa alasan, sanksi pemotongan gaji akan kami berikan," tegasnya.
Baru Tiga Bulan Menjabat, Fokus pada Pembenahan SDM
Akhmad Fauzi mengakui bahwa masa kepemimpinannya sebagai Sekretaris DPRD Balangan masih sangat muda, baru sekitar tiga bulan. Meski demikian, ia berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan, dimulai dari fondasi paling dasar: kedisiplinan pegawai.
"Saat ini saya sudah menjabat sebagai Sekretaris DPRD Balangan kurang lebih tiga bulan, memang belum banyak perubahan yang bisa dilakukan tetapi saya akan terus berusaha maksimal," ungkapnya.
Jumlah Personel di Sekretariat DPRD Balangan
Sumber daya manusia di lingkungan Sekretariat DPRD Balangan saat ini terdiri dari 25 ASN, 5 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu, 95 PPPK paruh waktu, serta 91 pegawai dengan status penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP). Total keseluruhan mencapai 216 orang yang akan menjadi sasaran pembenahan disiplin ini.
Mengapa Disiplin Apel Pagi Jadi Prioritas?
Menurut Fauzi, apel pagi bukan sekadar rutinitas seremonial. Kegiatan ini menjadi tolok ukur awal komitmen pegawai dalam bekerja. Dengan menegakkan disiplin sejak pagi, ia berharap para pegawai dapat bekerja dengan tulus dan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Balangan.
Langkah tegas ini diharapkan mampu mengubah budaya kerja di Sekretariat DPRD Balangan menjadi lebih profesional dan akuntabel ke depannya.