BANJARBARU — Pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Kodam) Lambung Mangkurat di Provinsi Kalimantan Selatan resmi dimulai. Proyek strategis nasional di bidang pertahanan ini ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (6/5/2026).
Di sela agenda tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. Penghargaan tersebut diserahkan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi nyata dan dedikasi kepala daerah dalam menyukseskan pembangunan markas militer baru di wilayah Kalimantan Selatan.
Dedikasi Pemerintah Daerah dalam Proyek Strategis Pertahanan
Bupati Andi Rudi Latif dinilai memiliki komitmen kuat dalam mendukung perluasan infrastruktur pertahanan di tingkat regional. Dukungan ini dianggap krusial bagi kelancaran pembangunan Kodam yang akan menjadi pusat komando pertahanan di provinsi tersebut.
Andi Rudi Latif menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendukung penuh setiap program strategis nasional, terutama yang berkaitan dengan stabilitas keamanan. Menurutnya, keberadaan Kodam baru akan berdampak langsung pada rasa aman dan kesejahteraan masyarakat luas.
"Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen mendukung penuh program strategis nasional di bidang pertahanan dan keamanan guna mewujudkan stabilitas serta kesejahteraan masyarakat," ujar Andi Rudi Latif usai menerima penghargaan tersebut.
Penguatan Sistem Pertahanan Wilayah Kalimantan Selatan
Kehadiran Kodam Lambung Mangkurat diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem pertahanan di wilayah Kalimantan Selatan. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam melakukan pemerataan kekuatan militer di berbagai titik strategis Indonesia.
Prosesi penekanan tombol sirene sebagai tanda dimulainya proyek dilakukan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Muhammad Saleh Mustafa. Ia didampingi oleh Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK, serta Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan M. Syarifuddin.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan. Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI diharapkan terus terjaga demi percepatan pembangunan infrastruktur keamanan di daerah.