JAKARTA - Akses listrik masih menjadi salah satu indikator utama kualitas pembangunan di wilayah pedesaan. Di Kabupaten Barito Utara, upaya menghadirkan listrik hingga ke pelosok desa terus digenjot sebagai bagian dari komitmen pemerataan pembangunan yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menegaskan keseriusannya dalam meningkatkan fasilitas kelistrikan desa. Langkah ini diarahkan untuk memastikan masyarakat pedesaan memperoleh hak dasar yang sama dengan wilayah lain.

Peningkatan fasilitas listrik desa dipandang sebagai fondasi penting pembangunan jangka panjang. Pemerintah daerah meyakini listrik menjadi kunci pembuka peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan tersedianya listrik, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, aman dan produktif,” kata Bupati Barito Utara Shalahuddin. Pernyataan ini disampaikan saat pemancangan tiang listrik pertama di Kecamatan Teweh Timur, Rabu.

Pemancangan tiang listrik tersebut menjadi simbol dimulainya pemasangan jalur listrik masuk desa. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Benangin I RT 05 dan RT 06, Desa Benangin II RT 04, Desa Benangin III, serta Desa Sampirang II.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan. Sekretaris Daerah Muhlis serta sejumlah kepala dinas terkait juga tampak mendampingi.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah menunjukkan dukungan penuh terhadap program kelistrikan desa. Pemerintah ingin memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.

Listrik Sebagai Kebutuhan Dasar Masyarakat Desa

Menurut Shalahuddin, listrik merupakan kebutuhan dasar yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Peran listrik sangat strategis dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa wilayah desa harus mendapat perhatian yang sama dalam pembangunan infrastruktur. Pemerataan akses listrik menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

“Listrik adalah bagian dari hajat hidup orang banyak. Pemasangan jalur listrik ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat desa mendapatkan akses kelistrikan yang aman dan berkelanjutan,” tegas dia.

Shalahuddin menjelaskan bahwa pembangunan kelistrikan tidak hanya soal penerangan. Listrik menjadi penunjang utama berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Di bidang pendidikan, listrik memungkinkan kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih optimal. Akses teknologi dan informasi juga semakin terbuka bagi anak-anak desa.

Pada sektor kesehatan, listrik mendukung operasional fasilitas layanan kesehatan. Peralatan medis dan pelayanan darurat dapat berjalan dengan lebih baik.

Di sektor perekonomian, listrik membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa. Aktivitas ekonomi produktif dapat berkembang secara lebih luas.

Selain itu, kehadiran listrik juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan sosial. Kualitas hidup masyarakat desa diharapkan meningkat secara signifikan.

Gotong Royong Wujud Kebersamaan Pembangunan

Shalahuddin memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pemasangan jalur listrik yang dilakukan secara gotong royong. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat.

Ia menilai semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun desa. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

“Pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun desa,” katanya.

Bupati berharap kehadiran listrik dapat memberikan manfaat nyata bagi warga desa. Program ini diharapkan menjadi awal pemerataan pembangunan di Kecamatan Teweh Timur.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun. Perawatan bersama dinilai penting agar manfaat listrik dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Mari kita jaga dan rawat fasilitas ini agar dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Shalahuddin.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur desa. Program kelistrikan menjadi bagian dari strategi pembangunan menyeluruh.

Sinergi Pemerintah, PLN, dan Masyarakat

Bupati Barito Utara menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat. Apresiasi diberikan kepada PT PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Kalimantan Tengah.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kecamatan Teweh Timur. Para kepala desa serta masyarakat dinilai berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam proyek ini. Sinergi antara pemerintah daerah dan PLN dinilai berjalan efektif.

Pelaksana Tugas Camat Teweh Timur, Mundawan, menilai langkah ini sebagai tonggak strategis. Menurutnya, kehadiran listrik berdampak langsung pada kualitas hidup warga.

Ia menyebut kehadiran PLN sebagai wujud nyata kehadiran negara. Masyarakat desa merasakan perhatian pemerintah melalui akses kelistrikan.

Di tempat yang sama, perwakilan Manager UP2K PLN Kalimantan Tengah, Alqindy, menegaskan pentingnya kerja sama antarinstansi. Proyek ini disebut sebagai hasil sinergi yang solid.

Ia menyampaikan pesan pimpinan PLN terkait misi kelistrikan. Menyambungkan listrik ke pelosok disebut sebagai misi kemanusiaan.

“Membangun listrik adalah tugas mulia untuk memerdekakan seluruh pelosok dari kegelapan. Kami berharap hadirnya listrik di wilayah Benangin dan Sampirang dapat memacu kemajuan desa agar setara dengan wilayah perkotaan,” jelas Alqindy.

PLN berkomitmen mendukung program pemerintah daerah. Penyediaan listrik ke desa terpencil menjadi bagian dari tugas pelayanan publik.

Masyarakat diharapkan memanfaatkan listrik untuk kegiatan produktif. Pemerintah berharap desa-desa penerima program dapat berkembang lebih pesat.

Program listrik masuk desa juga diharapkan mendorong pemerataan pembangunan wilayah. Desa tidak lagi tertinggal dalam akses infrastruktur dasar.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan terus memperluas jangkauan listrik desa. Langkah ini menjadi bagian dari visi pembangunan yang berkeadilan.

Melalui program ini, pemerintah menegaskan kehadirannya hingga ke pelosok. Pembangunan desa menjadi prioritas dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Redaksi