JAKARTA - Penguatan peran media publik menjadi salah satu kunci dalam menyukseskan agenda pembangunan bidang keagamaan di daerah. Kesadaran inilah yang mendorong terjalinnya komunikasi strategis antara Kementerian Agama dan TVRI Kalimantan Utara.

Kolaborasi antarlembaga dinilai penting agar pesan-pesan keagamaan dapat disampaikan secara luas, objektif, dan berimbang. Media penyiaran publik memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman masyarakat yang inklusif dan toleran.

Dalam rangka mendukung implementasi Asta Protas Kementerian Agama Tahun 2026, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara Muh. Saleh menerima kunjungan Kepala Stasiun TVRI Kalimantan Utara Agung Kameswara beserta jajaran. Pertemuan tersebut berlangsung di Tanjung Selor pada Rabu, 14 Januari 2026.

Kunjungan ini tidak sekadar silaturahmi kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang diskusi strategis. Fokus utama pembahasan adalah penguatan sinergi dalam mendukung agenda prioritas pembangunan keagamaan.

Kehadiran TVRI Kalimantan Utara disambut langsung oleh jajaran Kanwil Kemenag Kaltara. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh semangat kolaborasi.

Media Publik sebagai Mitra Strategis Kementerian Agama

Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Kementerian Agama dan TVRI sebagai media penyiaran publik. Peran TVRI dipandang penting dalam menyebarluaskan program-program pembangunan bidang keagamaan.

Kepala Kanwil Kemenag Kaltara menekankan bahwa media publik memiliki tanggung jawab besar dalam mencerdaskan masyarakat. Penyampaian informasi keagamaan harus dilakukan secara objektif dan berimbang.

"Kerja sama dengan TVRI Kaltara memiliki peran penting dalam mendukung agenda prioritas Kementerian Agama, khususnya dalam memperluas jangkauan informasi dan edukasi keagamaan kepada masyarakat secara objektif dan berimbang," kata Saleh. Pernyataan tersebut menegaskan posisi TVRI sebagai mitra strategis pemerintah.

Saleh juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kepala Stasiun TVRI Kalimantan Utara beserta jajaran. Menurutnya, kunjungan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang konstruktif.

"Kunjungan ini kami harapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Kementerian Agama dan TVRI sebagai media penyiaran publik,” ujar Kakanwil. Ia menilai kerja sama ini memiliki dampak jangka panjang.

Kerja sama antara Kemenag dan TVRI diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Kolaborasi berkelanjutan dinilai penting agar program keagamaan dapat tersosialisasi secara konsisten.

Sosialisasi Program Asta Protas Kemenag Tahun 2026

Lebih lanjut, Kakanwil berharap TVRI Kaltara dapat menjadi mitra utama dalam menyosialisasikan dan menginternalisasikan program-program strategis Kementerian Agama. Program tersebut selaras dengan Asta Protas Kementerian Agama Tahun 2026.

Asta Protas menjadi arah kebijakan nasional dalam pembangunan bidang keagamaan. Implementasinya membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk media publik.

Di antara program yang menjadi perhatian adalah penguatan moderasi beragama. Selain itu, peningkatan indeks kerukunan umat beragama juga menjadi prioritas utama.

Program lain yang turut didorong adalah pengembangan pendidikan keagamaan. Penyediaan layanan keagamaan yang inklusif juga menjadi bagian penting dari agenda tersebut.

Penguatan nilai-nilai ekoteologi turut masuk dalam daftar program strategis. Nilai ini dinilai relevan dalam menjawab tantangan lingkungan dan keberlanjutan.

“Melalui kerja sama yang berkelanjutan, kami berharap TVRI Kaltara dapat menjadi mitra utama dalam menyebarluaskan program-program strategis Kementerian Agama, khususnya yang berkaitan dengan penguatan moderasi beragama, peningkatan kerukunan umat beragama, pengembangan pendidikan keagamaan, layanan keagamaan yang inklusif, serta internalisasi nilai-nilai ekoteologi,” tegasnya. Pernyataan ini mencerminkan harapan besar terhadap peran media publik.

Kakanwil menilai bahwa penyampaian pesan keagamaan melalui media harus dilakukan dengan pendekatan yang sejuk. Tayangan yang edukatif dinilai mampu membangun pemahaman yang lebih baik di tengah masyarakat majemuk.

Peran TVRI dalam Mendorong Harmoni Sosial

Kakanwil juga menekankan pentingnya peran media publik dalam menghadirkan tayangan yang edukatif dan inspiratif. Media diharapkan mampu menjadi ruang dialog publik yang menyejukkan.

Di tengah kemajemukan masyarakat Kalimantan Utara, media memiliki tanggung jawab menjaga harmoni sosial. Informasi yang disampaikan harus mendorong persatuan dan toleransi.

“TVRI memiliki peran strategis sebagai media pemersatu bangsa,” kata Saleh. Ia berharap TVRI Kalimantan Utara terus menghadirkan tayangan yang berkualitas.

“Kami berharap TVRI Kalimantan Utara terus menghadirkan tayangan yang edukatif, inspiratif, dan menyejukkan, serta menjadi ruang dialog publik yang mendorong persatuan, toleransi, dan harmoni sosial,” tambahnya. Pernyataan ini menegaskan ekspektasi Kemenag terhadap TVRI.

Media publik dinilai mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjadi keunggulan TVRI dalam mendukung program pemerintah.

Kakanwil Kemenag Kaltara berharap kunjungan ini menjadi awal penguatan kemitraan yang semakin solid. Hubungan kelembagaan diharapkan terus terjaga dan berkembang.

“Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin dan semakin kuat, sehingga pesan-pesan pembangunan bidang agama dapat diterima secara luas oleh masyarakat,” kata Saleh. Ia menilai sinergi ini sejalan dengan visi Indonesia Maju.

“Ini sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama Tahun 2026 dan visi Indonesia Maju, untuk mewujudkan kehidupan beragama yang rukun, cerdas, dan berkeadaban,” lanjutnya. Harapan tersebut mencerminkan tujuan jangka panjang pembangunan keagamaan.

Komitmen TVRI Dukung Literasi Keagamaan

Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Kalimantan Utara Agung Kameswara menyambut baik upaya penguatan kolaborasi tersebut. Ia menyatakan kesiapan TVRI untuk bersinergi dengan Kanwil Kemenag Kaltara.

Menurut Agung, TVRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki tanggung jawab mendukung program pemerintah. Dukungan ini termasuk agenda prioritas Kementerian Agama.

“TVRI Kalimantan Utara siap bersinergi dengan Kanwil Kemenag Kaltara dalam menyebarluaskan informasi dan program-program pembangunan bidang keagamaan,” kata Agung. Ia menegaskan komitmen lembaganya.

“Kami berkomitmen menghadirkan konten yang edukatif, informatif, dan mencerdaskan masyarakat, sejalan dengan nilai persatuan, toleransi, dan kebhinekaan,” tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan kesamaan visi antara TVRI dan Kemenag.

Agung juga menilai kolaborasi ini memiliki nilai strategis bagi peningkatan literasi keagamaan masyarakat. Media yang sehat dan bertanggung jawab menjadi sarana efektif penyampaian pesan.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan Kementerian Agama diharapkan dapat memperkuat literasi keagamaan masyarakat. Penyampaian informasi harus dilakukan secara mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kerja sama ini, TVRI Kaltara berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan sosial. Media publik diharapkan menjadi bagian dari solusi atas tantangan keberagaman.

Kolaborasi antara Kanwil Kemenag Kaltara dan TVRI Kalimantan Utara diharapkan terus berkembang. Sinergi ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pembangunan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Reporter: Redaksi