BALANGAN — Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Santoso, menilai hasil revitalisasi di sejumlah sekolah sasaran tahun ini sudah menunjukkan perbaikan. Ruang kelas dan toilet yang menjadi objek pembangunan disebut telah tampak bagus, kendati pekerjaan fisik belum tuntas seratus persen.
“Setelah kami melakukan kunjungan, memang belum selesai 100 persen. Namun, bangunannya sudah terlihat bagus, baik ruang kelas maupun toilet yang menjadi sasaran revitalisasi tahun ini,” kata Santoso dalam peninjauan di SD Negeri Gulinggang.
Selain memeriksa bangunan, rombongan BPMP Kalsel melihat langsung pemanfaatan PID dalam kegiatan belajar mengajar. Guru dan siswa di sekolah itu memperagakan penggunaan perangkat digital untuk mendukung proses pembelajaran agar lebih interaktif.
Papan digital tersebut menjadi bagian dari digitalisasi pembelajaran yang dijalankan bersama program revitalisasi sekolah. Santoso memberi apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Balangan yang aktif memantau pelaksanaan program dan memastikan bantuan pemerintah pusat dimanfaatkan secara optimal.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Abiji, menyebutkan ada 28 sekolah di wilayahnya yang menerima bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat pada 2026. Bantuan itu diharapkan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, M. Nor, menyampaikan terima kasih atas bantuan revitalisasi yang diberikan kepada sekolah-sekolah di Balangan.
“Kami melihat bangunan yang sudah direnovasi masih ada sedikit yang perlu disempurnakan. Setelah benar-benar selesai, fasilitas ini diharapkan bisa dirasakan dan dinikmati oleh anak-anak yang bersekolah di sini serta dewan guru yang mengajar. Sekali lagi, terima kasih kepada Bapak Presiden dan Mendikdasmen atas bantuannya,” ujar M. Nor.
Catatan dari peninjauan kali ini adalah penyelesaian pekerjaan yang belum seratus persen. Pemkab Balangan menyatakan akan memastikan sisa pekerjaan disempurnakan sebelum fasilitas dipakai penuh oleh siswa dan guru.
Revitalisasi sekolah dan pemanfaatan teknologi digital di Balangan diharapkan mendorong peningkatan mutu pembelajaran. Dinas Pendidikan setempat memandang kedua program itu saling melengkapi: bangunan yang layak disertai perangkat pembelajaran interaktif untuk mendukung pengembangan kompetensi siswa.