KALIMANTAN SELATAN — Jakarta — Peresmian SPKLU Signature Andara menegaskan kesiapan PLN mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional. Wakil Direktur Utama PLN, Yusuf Didi Setiarto, menyatakan fasilitas ini bukan sekadar penambahan infrastruktur, melainkan sinyal bahwa perseroan terus memperkuat layanan pengisian daya.
"Ini bukan sekadar peresmian. Pesan yang ingin kami sampaikan adalah PLN siap mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik. Kami terus memperkuat infrastruktur dan layanan agar masyarakat semakin nyaman menggunakan kendaraan listrik," kata Didi dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026).
SPKLU Signature Andara berdiri di atas lahan seluas 1.100 meter persegi. Fasilitas ini dilengkapi enam unit mesin pengisian daya Ultra Fast Charging dengan 12 nozzle berkapasitas 120 kilowatt (kW).
Selain mesin pengisian, PLN menyediakan sejumlah fasilitas pendukung. Ada charging assistant, Wi-Fi gratis, premium lounge, CCTV, penanda area parkir, hingga fasilitas pengisian angin.
Dalam pengoperasiannya, PLN menggandeng PT Niscala Energi Indonesia sebagai mitra operator layanan SPKLU. Skema kemitraan ini menjadi bagian dari strategi perseroan memperluas jangkauan infrastruktur pengisian daya.
Didi menekankan pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak bisa dikerjakan PLN sendirian. Perseroan membuka ruang kerja sama dengan berbagai mitra untuk memperluas infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas layanan di berbagai wilayah.
"Pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak bisa dilakukan PLN sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan infrastruktur dan layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Semangat gotong royong ini yang terus kami dorong agar pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik dapat berjalan semakin kuat," ujarnya.
Hingga kini, PLN telah mengoperasikan 5.081 unit SPKLU secara nasional. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan SPKLU Signature yang menyasar segmen pengguna dengan kebutuhan pengisian daya cepat dan fasilitas premium.
Bagi pemilik mobil listrik, tambahan SPKLU Signature berarti lebih banyak pilihan lokasi pengisian daya cepat. Kapasitas 120 kW memungkinkan pengisian baterai jauh lebih singkat dibandingkan pengisi daya standar.
Fasilitas lounge dan Wi-Fi gratis juga memberi kenyamanan selama menunggu proses pengisian. Ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang melakukan perjalanan jarak jauh dan membutuhkan waktu istirahat sekaligus mengisi daya kendaraan.
Pertumbuhan jaringan SPKLU turut mendorong adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan konsumen sebelum beralih ke kendaraan listrik.
Dengan posisi 5.081 unit SPKLU, PLN memperkuat perannya sebagai pemain utama dalam penyediaan infrastruktur kendaraan listrik nasional. Penambahan unit secara berkelanjutan akan menentukan seberapa cepat ekosistem kendaraan listrik Tanah Air matang dalam beberapa tahun ke depan.