Wabup Balangan Akhmad Fauzi: Peringatan Maulid Jangan Hanya Seremonial, Teladani Akhlak Rasulullah

Penulis: Sofyan Basri  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:47:01 WIB
Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Al Akbar, Paringin Selatan, Kamis (20/08/2026).

PARINGIN — Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus menjadi momentum refleksi, bukan sekadar ritual tahunan. Hal itu disampaikannya di hadapan jemaah pada peringatan Maulid Nabi 1448 H di Masjid Al Akbar, Kecamatan Paringin Selatan, Kamis (20/08/2026).

Menurutnya, tradisi maulid yang telah mengakar di tengah masyarakat Banua merupakan bentuk ekspresi spiritualitas sekaligus kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Nilai-nilai luhur dari peringatan ini diharapkan mampu mengubah perilaku sosial masyarakat ke arah yang lebih baik.

“Pemkab Balangan selalu mengapresiasi, kegiatan-kegiatan kemasyarakatan maupun keagamaan yang sekaligus berfungsi memelihara kelestarian tradisi-tradisi yang bernilai positif, termasuk maulid seperti yang sudah turun-temurun berjalan di banua kita,” ujar Akhmad Fauzi.

Keteladanan Rasulullah Menjadi Kunci Perbaikan Diri

Akhmad Fauzi menekankan bahwa keteladanan Rasulullah SAW perlu diterjemahkan dalam aksi nyata. Perubahan perilaku dan peningkatan kepedulian sosial menjadi indikator keberhasilan peringatan maulid, bukan sekadar ramainya pengajian.

Dia berharap nilai-nilai maulid tercermin dalam peningkatan kualitas keimanan, penguatan etos kerja, serta rasa tanggung jawab. Hal ini berlaku pula bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Balangan dalam menjalankan pelayanan publik kepada masyarakat.

Ceramah Agama: Perbanyak Selawat dan Introspeksi Diri

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan maulid, lantunan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama. Puncak acara diisi ceramah agama oleh Pengasuh Majelis Taklim Al Hadi Arsyad Martapura, KH Abdul Hadi Arsyad.

Dalam tausiyahnya, KH Abdul Hadi Arsyad mengajak seluruh jemaah untuk terus melakukan introspeksi dan memperbaiki diri. Dia mengingatkan agar umat memperbanyak selawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mengharapkan syafaat di hari kiamat.

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Al Akbar ini menjadi salah satu agenda keagamaan rutin yang didukung penuh oleh pemerintah kabupaten. Kehadiran jajaran pejabat daerah menunjukkan komitmen pemkab dalam melestarikan tradisi keislaman di Bumi Sanggam.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: teras7.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top