Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda Dorong Pemuda Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Bukan Sekadar Penerima Program

Penulis: Toni Haryadi  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 16:17:01 WIB
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, menyampaikan sambutan dalam sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2026 tentang Kepemudaan di Banjarmasin Culture Hub, Senin (24/08/2026).

BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin resmi mengajak pemuda berperan aktif sebagai mitra strategis dalam pembangunan, bukan sekadar objek program. Ajakan itu mengemuka dalam sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Kepemudaan yang digelar di Banjarmasin Culture Hub, Senin (24/08/2026).

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, menyebut perda ini menjadi payung hukum untuk memastikan pembangunan kepemudaan berjalan terarah. Regulasi tersebut diharapkan menjamin keadilan, kepastian hukum, dan pemenuhan hak-hak pemuda di kota berjuluk Seribu Sungai ini.

Perda Kepemudaan Tekankan Tiga Pilar Utama

Dalam sambutannya, Hj. Ananda memaparkan tiga fokus utama yang menjadi ruh Perda Nomor 3 Tahun 2026. Ketiganya meliputi penyadaran dan pembinaan, pemberdayaan, serta perlindungan pemuda agar mampu berkembang dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Pemuda merupakan salah satu pilar utama penentu arah pembangunan masa depan bangsa. Karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin memandang pembangunan kepemudaan sebagai investasi penting bagi masa depan kota,” ujarnya.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Implementasi

Hj. Ananda menekankan bahwa sosialisasi regulasi tidak boleh berhenti pada pemahaman aturan semata. Ia mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi kepemudaan, dan masyarakat agar perda ini bisa diimplementasikan secara nyata.

Komitmen itu bakal diterjemahkan ke dalam program konkret. Pemerintah Kota Banjarmasin menyiapkan pembinaan, fasilitasi, pengembangan wirausaha muda, UMKM, hingga ekonomi kreatif sebagai ruang bagi pemuda untuk berinovasi dan memimpin.

Dorongan untuk Berkarya Nyata

Wakil wali kota mengingatkan pemuda agar tidak menunggu instruksi dari pemerintah. Inisiatif dan gagasan dari kalangan muda justru dinilai lebih efektif jika disampaikan secara konstruktif.

“Jangan hanya menjadi penerima program, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pembangunan. Sampaikan gagasan, berikan kritik yang konstruktif, hadirkan inovasi, dan yang paling penting, tunjukkan karya nyata,” pesannya.

Kolaborasi yang terjalin antara pemerintah dan pemuda diharapkan mampu mempercepat terwujudnya visi Banjarmasin Maju Sejahtera.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: megapolis.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top