TABALONG — Empat layanan digital resmi diluncurkan Disporapar Kabupaten Tabalong untuk menekan alur birokrasi yang selama ini dinilai berbelit. Sekretaris Disporapar Tabalong, Dr. Katharina Dike Sovia Luci, mengatakan inovasi ini merupakan langkah konkret mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Kehadiran empat inovasi ini merupakan langkah konkrit Disporapar dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta memangkas alur birokrasi yang selama ini dinilai kurang efisien,” ujarnya, Rabu (19/8).
Keempat sistem tersebut menyasar kebutuhan berbeda, mulai dari pendataan wisata, layanan informasi terpadu, inventaris aset, hingga manajemen peminjaman sarana olahraga.
Inovasi pertama, LAPOR PAK TABALONG (LAPORan data Pengunjung wisAta Kabupaten Tabalong), mengubah mekanisme pelaporan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari setoran fisik menjadi input berbasis smartphone.
“Dampaknya, durasi pengumpulan data yang dulunya memakan waktu hingga tiga bulan kini rampung hanya dalam satu hari, serta memicu tingkat partisipasi pelaporan melonjak tajam dari 60 persen menjadi 100 persen,” kata Katharina.
Untuk layanan publik, Disporapar menghadirkan SPIRIT (Sport, Youth & Tourism), sebuah portal daring yang memuat informasi kepemudaan, olahraga, dan pariwisata dalam satu genggaman. Warga juga dapat menyampaikan aspirasi atau pengaduan melalui platform ini.
“Sistem ini memverifikasi data secara akuntabel dan transparan, sehingga setiap pemohon mendapat kepastian layanan secara cepat,” jelas Katharina.
Persoalan pengelolaan Kartu Inventaris Barang (KIB) yang manual dan rawan duplikasi dijawab lewat DS-iBARANG (Digital Smart Inventory Barang). Sistem ini memanfaatkan teknologi QR Code untuk memindai dan memperbarui kondisi serta lokasi aset secara real-time.
Petugas cukup menggunakan perangkat seluler untuk melakukan inventarisasi, menggantikan pencatatan fisik yang selama ini memakan waktu.
Inovasi terakhir, SI-FOLDER (Sistem Informasi Fasilitas Olahraga Daerah), dirancang untuk mengakhiri bentrokan jadwal peminjaman sarana olahraga seperti GOR Bulutangkis, Lapangan Stadion Pembataan, Basket, Voli, hingga Tenis.
“Peminjaman kini terintegrasi melalui WhatsApp Business resmi yang dilengkapi fitur quick replies dan pembaruan jadwal otomatis, sehingga calon peminjam dapat mengecek ketersediaan fasilitas dan tarif retribusi dengan mudah,” terang Katharina.
Katharina berharap implementasi keempat inovasi ini tidak hanya mempermudah kinerja internal dinas, tetapi juga memberikan dampak langsung pada kenyamanan masyarakat Tabalong dalam mengakses layanan publik.