7 Kuliner Khas Kalimantan Selatan yang Paling Dicari Wisatawan, Wajib Coba Saat Liburan

Penulis: Udin Syamsul  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26:31 WIB
Soto Banjar dengan kuah bening kekuningan dan aroma kayu manis disajikan dengan irisan telur rebus, perkedel, dan suwiran ayam.

Bagi perantau seperti saya yang pulang kampung ke Banjarmasin, aroma kuah soto Banjar yang kaya rempah langsung terasa seperti pulang. Kota seribu sungai ini memang surga bagi pencinta kuliner, dengan hidangan yang punya pengaruh Melayu, Jawa, dan Tionghoa. Setiap sudut kota dan kabupaten di Kalimantan Selatan punya sajian andalan yang bikin wisatawan ketagihan.

Dari pengalaman bertahun-tahun menjelajahi warung pinggir jalan hingga rumah makan legendaris, berikut tujuh kuliner khas Kalsel yang paling sering diburu. Bukan sekadar daftar, ini panduan praktis yang saya kumpulkan dari obrolan dengan para penjual dan sesama penggila kuliner.

1. Soto Banjar: Bukan Sekadar Soto Biasa

Soto Banjar adalah mahkota kuliner Kalimantan Selatan. Kuahnya bening kekuningan dengan kaldu ayam kampung yang kuat, ditambah irisan telur rebus, perkedel kentang, dan suwiran ayam.

Yang membedakan soto ini dari soto daerah lain adalah aroma kayu manis dan kapulaga yang dominan. Warga lokal biasa menambahkan sedikit perasan jeruk nipis dan sambal cabai rawit. Di Banjarmasin, soto ini bisa ditemukan sejak pagi hari sebagai menu sarapan. Cari saja rumah makan yang antreannya panjang menjelang siang — itu pertanda rasa yang otentik. Harga seporsi umumnya bervariasi, tergantung lokasi dan isiannya.

2. Ketupat Kandangan: Santan Kental dan Ikan Haruan

Ketupat Kandangan berasal dari kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Bedanya dengan ketupat sayur di Jawa, hidangan ini menggunakan kuah santan kental yang dimasak dengan ikan haruan (gabus) dan daun kemangi.

Rasanya gurih, sedikit pedas dari cabai rawit utuh yang dimasak bersama kuah. Saya biasa menambahkan sambal terasi mentah di sampingnya. Warga Kandangan sering menyajikan ini saat acara keluarga besar. Jika Anda berkunjung ke Banjarmasin, coba cari di Pasar Terapung Siring — beberapa pedagang menyediakan versi praktisnya. Harga dan ketersediaan bisa dicek langsung ke lapak penjual.

3. Gangan Asam: Sup Ikan Segar Khas Banjar

Gangan asam adalah sup ikan dengan kuah bening yang asam segar dari belimbing wuluh dan tomat hijau. Ikan yang paling sering dipakai adalah ikan patin atau haruan. Bumbunya sederhana: bawang merah, bawang putih, cabai, dan kunyit.

Hidangan ini sering disantap saat cuaca panas karena sensasi segarnya. Di rumah-rumah warga Banjar, gangan asam biasanya jadi menu siang. Jika Anda ingin mencoba versi otentik, cari warung nasi di daerah Banjarbaru atau Martapura. Pastikan ikannya masih segar — tanyakan langsung ke penjual kapan ikan itu ditangkap.

4. Nasi Kuning Banjar: Bukan Nasi Uduk Biasa

Nasi kuning Banjar menggunakan santan dan kunyit, tapi bumbu yang dipakai lebih kompleks: serai, daun salam, dan lengkuas. Biasanya disajikan dengan lauk seperti ayam masak habang (ayam bumbu merah khas Banjar), telur masak habang, dan serundeng.

Yang membedakan adalah ayam masak habang-nya — bumbu merah yang terbuat dari cabai kering, bawang, dan tomat, dimasak hingga berminyak dan kental. Nasi kuning ini sering muncul di acara syukuran atau arisan. Untuk mencicipi versi sehari-hari, kunjungi Pasar Sudimampir di Banjarmasin pada pagi hari. Harga satu porsi biasanya bervariasi tergantung lauk yang dipilih.

5. Bingka: Jajanan Pasar Legendaris

Bingka adalah kue tradisional Banjar berbahan dasar telur, santan, dan tepung beras. Teksturnya padat di luar, lembut di dalam. Ada beberapa varian: bingka kentang, bingka ubi, dan bingka pandan.

Yang paling populer adalah bingka kentang — kentang kukus dihaluskan lalu dicampur adonan. Kue ini biasa dijual di Pasar Terapung atau toko oleh-oleh di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Bingka bisa bertahan 2-3 hari di suhu ruang, jadi cocok untuk buah tangan. Harga per potongnya sangat terjangkau, cek langsung ke penjual untuk informasi terkini.

6. Amparan Tatak: Kue Lapis Santan Khas Banjar

Amparan tatak adalah kue lapis yang terbuat dari santan, tepung beras, dan gula merah. Lapisannya berwarna cokelat dan putih, dengan tekstur kenyal dan legit. Rasanya manis gurih karena santan yang pekat.

Kue ini sering dijadikan hidangan saat hari raya atau acara keluarga. Di Banjarmasin, amparan tatak mudah ditemukan di pasar tradisional seperti Pasar Lima. Satu hal yang perlu diperhatikan: kue ini lebih enak dimakan dalam 24 jam setelah dibuat, karena teksturnya masih lembut. Harga per bungkus bervariasi, tanyakan langsung ke pedagang.

7. Wadai (Kue) 41: Kumpulan Jajanan Khas Banjar

Wadai 41 adalah istilah untuk 41 jenis kue tradisional Banjar yang biasa disajikan dalam acara pernikahan atau hajatan. Tapi di kehidupan sehari-hari, Anda bisa menemukan beberapa jenis yang paling populer: putri selat, lapis, dan karabikang.

Putri selat adalah kue berlapis dengan warna hijau dan putih, terbuat dari tepung beras dan santan. Karabikang mirip dengan kue lumpur, tapi lebih padat. Untuk mencicipi variasi wadai ini, datanglah ke Pasar Terapung Siring pada pagi hari — para pedagang perahu menjajakan aneka kue dalam keranjang anyaman. Harga setiap jenis kue berbeda, sebaiknya tanyakan langsung.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Di mana tempat terbaik untuk mencoba soto Banjar?
Rumah makan soto Banjar legendaris banyak tersebar di Banjarmasin, terutama di sekitar Jalan Veteran dan Jalan Lambung Mangkurat. Tanyakan pada warga lokal untuk rekomendasi warung favorit mereka.

Apakah kuliner Kalimantan Selatan cocok untuk lidah orang Jawa?
Sebagian besar hidangan Kalsel menggunakan santan dan rempah yang tidak terlalu pedas, jadi cukup ramah untuk pendatang. Tapi sambal tetap disediakan terpisah untuk yang suka pedas.

Berapa harga rata-rata makanan di Banjarmasin?
Harga makanan di Banjarmasin bervariasi tergantung lokasi dan jenis tempat. Lebih baik cek langsung ke tempat makan atau tanya warga sekitar untuk informasi terkini.

Apa oleh-oleh khas Kalimantan Selatan yang tahan lama?
Bingka dan amparan tatak bisa bertahan 2-3 hari. Pilih yang dibungkus rapat di suhu ruang. Hindari membeli terlalu banyak jika perjalanan pulang lebih dari sehari.

Kapan waktu terbaik berkunjung ke Pasar Terapung?
Pasar Terapung Siring beroperasi dari pagi hingga siang hari. Datanglah sebelum pukul 09.00 untuk mendapatkan pilihan jajanan yang masih segar. Cuaca di Banjarmasin panas sepanjang tahun, jadi bawa topi dan air minum.

Kalimantan Selatan punya kekayaan kuliner yang jarang terekspos secara nasional. Soto Banjar dan ketupat Kandangan hanya permukaan dari tradisi masak yang sudah berabad-abad. Saat Anda ke Banjarmasin, jangan ragu bertanya pada warga lokal — mereka biasanya dengan senang hati menunjukkan warung favorit yang tidak tercantum di peta wisata. Selamat menjelajah rasa.

Reporter: Udin Syamsul
Back to top