BANJARMASIN — DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan memastikan proses suksesi kepemimpinan di tingkat cabang berjalan transparan. Seluruh DPC di 13 kabupaten/kota diminta membuka pendaftaran calon ketua secara serentak, baik untuk kader internal maupun masyarakat umum.
Ketua DPD Demokrat Kalsel Rully Rozano menegaskan bahwa penjaringan ini menjadi langkah awal sebelum Musyawarah Cabang (Muscab) digelar. Ia menginstruksikan jajarannya untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai jadwal.
Pendaftaran bakal calon ketua DPC dibuka selama lima hari, mulai 24 hingga 28 Juli 2026. Calon dapat mendaftar langsung ke sekretariat DPC masing-masing atau melalui DPD yang akan diteruskan ke DPC tujuan.
Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi adalah dukungan minimal 20 persen suara sah dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC). Ketentuan ini bertujuan memastikan setiap calon memiliki basis dukungan yang kuat di akar rumput.
Rully Rozano menjelaskan bahwa keterbukaan ini menjadi strategi partai untuk menjaring pemimpin yang tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga dekat dengan masyarakat. “Pembukaan pendaftaran ini penting agar program kerja DPC dapat terus berjalan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Ia menambahkan, proses ini juga menjadi ajang regenerasi kepemimpinan di tubuh partai. Demokrat Kalsel berharap Muscab nanti akan melahirkan ketua DPC yang mampu memperkuat kerja politik yang inklusif.
Instruksi penjaringan telah dituangkan dalam surat edaran resmi yang disampaikan ke seluruh DPC Partai Demokrat se-Kalimantan Selatan. DPD meminta setiap DPC segera membentuk tim penjaring dan mengumumkan jadwal pendaftaran ke publik.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada keterlambatan dalam proses organisasi menjelang Muscab. Roda kepengurusan di tingkat cabang diharapkan tetap berjalan optimal selama masa transisi.