Pasokan Air Bersih ke Banjarmasin Timur dan Selatan Berkurang, PAM Bandarmasih Ungkap Dampak Kemarau Panjang

Penulis: Toni Haryadi  •  Senin, 13 Juli 2026 | 12:36:01 WIB
PAM Bandarmasih mengurangi pasokan air bersih di Banjarmasin Timur dan Selatan akibat kemarau panjang.

BANJARMASIN — PAM Bandarmasih mengkonfirmasi penurunan pasokan air bersih di Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan. Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, menyebut kemarau tahun ini di luar prediksi karena biasanya Irigasi Riam Kanan masih bisa diandalkan.

Debit Air Baku Menyusut, Produksi Jauh dari Target

Zulbadi mengatakan, target aman produksi air bersih adalah 5.800 meter kubik per jam. Namun, pihaknya baru mampu mengumpulkan separuh dari target tersebut.

“Sudah mulai ada mengalami kenaikan, meski belum mencapai target yang diharapkan,” ucap Zulbadi dalam keterangannya akhir pekan lalu.

Meski kuantitas menurun, ia menegaskan kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan tetap dalam kondisi layak dikonsumsi.

Langkah Darurat: Alihkan Sumber Air Baku ke Sungai Tabuk

Untuk mengantisipasi krisis yang lebih parah, PAM Bandarmasih mengalihkan pengambilan air baku ke Intake Sungai Tabuk. Zulbadi juga meninjau langsung kondisi IPA (Instalasi Pengolahan Air) II Pramuka untuk memastikan distribusi tetap berjalan.

Ancaman lain yang kini menjadi perhatian adalah kemungkinan melonjaknya kadar garam pada air baku akibat intrusi air laut. Jika kondisi ini terjadi, pasokan air bersih ke pelanggan bisa kembali terganggu.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: wartabanjar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top