BANJARBARU — PT PLN (Persero) menyatakan bahwa kondisi Sistem Interkoneksi Kalimantan telah pulih secara bertahap pasca-perbaikan unit pembangkit yang mengalami gangguan. Pemulihan ini membuat pasokan tenaga listrik kepada pelanggan di Kalimantan Selatan dan provinsi sekitarnya kembali normal.
PLN memastikan pengaturan beban yang semula diterapkan secara terbatas selama masa gangguan kini sudah dihentikan. Sistem kelistrikan beroperasi seperti biasa tanpa pembatasan.
Meski sistem telah normal, PLN tidak mengendurkan pengawasan. Pihaknya melakukan pemantauan secara intensif terhadap seluruh jaringan dan unit pembangkit.
"Penanganan dan optimalisasi pada unit pembangkit yang sebelumnya mengalami gangguan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat keandalan Sistem Interkoneksi Kalimantan," demikian pernyataan resmi PLN yang diterima di Banjarbaru.
Langkah ini diambil untuk memastikan kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat dan dunia usaha di Kalimantan tidak lagi terganggu.
PLN mengimbau pelanggan yang masih mengalami kendala kelistrikan di lokasi masing-masing untuk segera melapor. Laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile agar petugas bisa menindaklanjuti dengan cepat.
Perusahaan pelat merah itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, media massa, dan masyarakat atas dukungan selama proses pemulihan berlangsung.
Ke depan, PLN berkomitmen meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kalimantan secara berkelanjutan. Upaya yang dilakukan meliputi penguatan sistem, optimalisasi operasional, serta kesiapsiagaan personel di lapangan.
PLN menargetkan kebutuhan listrik masyarakat dan sektor usaha di Kalimantan dapat terpenuhi secara andal, aman, dan berkelanjutan. Langkah ini menjadi prioritas mengingat pertumbuhan ekonomi dan permukiman di wilayah tersebut terus meningkat.