Percasi Kalsel Panggil 30 Pecatur Putra Hasil Kejurprov untuk Seleksi Tim Catur Pra PON XXII

Penulis: Udin Syamsul  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 12:45:01 WIB
Pengprov Percasi Kalsel panggil 30 pecatur putra hasil Kejurprov untuk seleksi Pra PON XXII.

BANJARMASIN — Pengprov Percasi Kalimantan Selatan memastikan akan memanggil 30 pecatur putra yang menempati peringkat 1-30 besar pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Kalsel untuk mengikuti seleksi pembentukan tim Pra PON XXII. Kejurprov sendiri digelar di Banjarmasin pada 25-28 Juni 2026.

Seleksi Ambil 6 Pecatur Putra dan 5 Pecatur Putri

Bidang Perwasitan Pengprov Percasi Kalsel, Sudrajat, mengatakan bahwa dari hasil seleksi nantinya akan diambil peringkat 1-6 untuk pecatur putra. Lima di antaranya akan bertanding di nomor beregu, sementara satu orang diturunkan di nomor perorangan.

“Untuk putri diambil 5 orang dimana empat pecatur dipersiapkan bertanding di nomor beregu, satu pecatur berlaga perorangan,” papar Sudrajat, Selasa (30/6) malam.

Jadwal Seleksi Masih Menunggu Pra PON

Hingga saat ini, jadwal pelaksanaan seleksi belum bisa dipastikan. Pasalnya, jadwal Pra PON XXII Catur dari tingkat pusat juga belum dirilis. Sudrajat yang juga Ketua Umum Pengcab Percasi Kota Banjarmasin berharap para atlet tetap mempersiapkan diri sejak sekarang.

“Kami berharap nantinya pecatur yang masuk skuad tim catur Kalsel merupakan yang terbaik dan bisa membawa cabang olahraga asah otak ini lolos ke PON XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat – Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Target Lolos ke PON XXII 2028

Percasi Kalsel menargetkan tim catur provinsi bisa lolos ke PON XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Target ini menjadi prioritas setelah pada PON XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara, catur Kalsel gagal melaju ke pesta olahraga nasional tersebut.

Dengan pemanggilan 30 besar pecatur putra ini, Percasi Kalsel berharap bisa menjaring atlet-atlet terbaik yang siap bersaing di level nasional.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: kalimantanpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top