PARINGIN — Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat secara resmi mendeklarasikan komitmen bersama untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Deklarasi digelar di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Senin. Sebanyak 166 petugas sensus telah disiapkan dan akan diterjunkan ke delapan kecamatan di wilayah tersebut.
Bupati Balangan, Abdul Hadi, menegaskan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi daerah. Ia tidak ingin program-program seperti bantuan modal, pelatihan keterampilan, hingga pembangunan infrastruktur ekonomi menjadi salah sasaran karena menggunakan data yang usang atau tidak valid.
“Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi landasan utama bagi Pemerintah Kabupaten Balangan dalam menyusun berbagai kebijakan dan program strategis, termasuk RPJMD,” ujar Abdul Hadi di Paringin, Senin. Ia menambahkan, tanpa data yang mutakhir, perencanaan pembangunan berisiko tidak tepat sasaran.
Kepala BPS Kabupaten Balangan, Sigit Purnomo, menjelaskan bahwa sensus ini merupakan agenda nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali. Tujuannya tidak sekadar mengumpulkan angka, melainkan memotret struktur dan kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh pada sektor usaha nonpertanian.
“Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pengumpulan data statistik, sensus ini merupakan investasi bangsa untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat, mutakhir dan komprehensif,” kata Sigit.
Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Sigit merinci, sebanyak 166 petugas sensus akan menyebar di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Balangan.
Data yang dikumpulkan mencakup informasi mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, perkembangan ekonomi digital, serta aspek ekonomi lingkungan. Hasil sensus ini nantinya akan menjadi peta jalan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan ekonomi lima tahunan.
Abdul Hadi mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kabupaten Balangan, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan sensus tersebut. Ia menekankan pentingnya memberikan informasi yang benar, jujur, dan lengkap kepada petugas pendataan di lapangan nantinya.
“Kami minta para pelaku usaha tidak ragu. Data yang diberikan akan dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan perencanaan pembangunan,” pungkas Bupati.