Fable yang semula dijadwalkan rilis tahun ini resmi mundur ke 23 Februari 2027 untuk PC, Xbox Series X|S, dan PS5. Namun pengumuman itu tidak mengurangi kehebohan soal skala ambisius game ini: dunia fantasi yang dihuni oleh seribu karakter unik buatan tangan (handcrafted), bukan sekadar NPC generatif.
Dalam wawancara dengan GameSpot, Craig Littler menjelaskan bahwa pemain bisa menjalin hubungan dengan NPC mana pun—atau bahkan semuanya jika punya cukup waktu. "Mungkin butuh waktu cukup lama, tapi kamu pasti bisa melakukannya," katanya.
Namun ada batasan: Fable menganut sistem monogami. Pemain tidak bisa memacari banyak karakter dalam waktu bersamaan. Littler menegaskan bahwa fitur ini terkait erat dengan sistem moralitas yang kompleks. "Satu orang mungkin ingin kamu bersikap baik. Yang lain mungkin ingin kamu jadi pembunuh. Begitulah adanya," tambahnya.
Associate game director William Kennedy menambahkan bahwa tim desain game menghabiskan banyak energi untuk memastikan setiap NPC memiliki tujuan yang koheren. "Seperti yang kalian lihat di demo, ada Megan yang ambisius—semua tujuannya berkisar pada kepemilikan barang. Dia ingin aku punya rumah, berpakaian mewah, dan memiliki properti sendiri," jelas Kennedy.
Pendekatan ini memastikan bahwa interaksi dengan setiap NPC menghasilkan cerita yang berbeda. Pemain tidak bisa menggunakan satu strategi untuk semua karakter—mereka harus membaca situasi, memahami keinginan masing-masing, dan menyesuaikan tindakan.
Xbox Games Showcase pekan lalu juga mengungkap detail baru lainnya. Karakter Isabel akan diperankan oleh Hayley Atwell, aktris yang dikenal lewat perannya sebagai Peggy Carter di Marvel Cinematic Universe. Selain itu, teaser singkat menampilkan Jack of Blades, penjahat ikonik dari seri Fable pertama.
Playground Games juga mengonfirmasi ekspansi cerita perdana bertajuk Order of the Hero yang akan dirilis sebagai bagian dari konten pasca-peluncuran. Belum ada detail soal harga atau apakah ekspansi ini termasuk dalam edisi spesial tertentu.
Dengan 1.000 NPC yang masing-masing punya standar berbeda, meraih pencapaian menikahi semua karakter jelas bukan tugas ringan. Pemain harus bolak-balik mengubah kepribadian karakter utama—dari pahlawan baik hati menjadi penjahat kejam—hanya untuk memenuhi ekspektasi pasangan yang berbeda.
Bagi gamer yang terbiasa menyelesaikan 100% konten game, Fable mungkin menjadi salah satu tantangan paling unik di generasi ini. Bukan soal membunuh bos tersulit, melainkan soal menjadi segala sesuatu bagi semua orang—satu per satu.