JAKARTA — IHSG memulai perdagangan dengan posisi positif pada Selasa pagi, menguat 0,05 persen atau 2,55 poin ke level 5.344,69. Pergerakan ini menunjukkan sentimen beli masih mendominasi sejak pembukaan perdagangan.
Selain IHSG, kelompok 45 saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga mencatatkan penguatan. Indeks LQ45 dibuka naik 1,22 poin atau 0,23 persen ke posisi 528,30.
Penguatan ini menjadi sinyal awal bagi investor ritel dan institusi untuk mencermati pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar pada sesi perdagangan hari ini.
Meski bahan berita tidak merinci faktor spesifik, penguatan tipis IHSG pada awal perdagangan kerap dipicu oleh aksi bargain hunting setelah pelemahan sebelumnya. Pergerakan indeks di awal pekan juga sering dipengaruhi oleh sentimen eksternal, seperti data ekonomi Amerika Serikat atau pergerakan harga komoditas global.
Pelaku pasar di Indonesia masih menunggu katalis domestik, termasuk data inflasi atau kebijakan moneter Bank Indonesia, untuk menentukan arah selanjutnya.
Para analis memperkirakan IHSG akan bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Support terdekat berada di kisaran 5.300, sementara resistance di level 5.370.
Investor disarankan mencermati pergerakan nilai tukar rupiah dan aliran modal asing yang masuk ke pasar saham domestik. Kedua faktor ini kerap menjadi penentu arah IHSG dalam jangka pendek.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG Selasa dibuka menguat 2,55 poin ke posisi 5.344. Pewarta: Muhammad Heriyanto. Editor: Imam Hanafi.