BALANGAN — Puluhan seniman dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan berkumpul dalam Gelar Sastra Puisi II yang menjadi bagian dari rangkaian Balangan Islamic Festival 2026. Ajang ini mempertemukan peserta musikalisasi puisi dari Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Banjar, Kota Banjarbaru, dan tuan rumah Balangan. Sementara itu, peserta teatrikal puisi datang dari Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Balangan, Hulu Sungai Utara, Tabalong, dan Barito Kuala.
Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya silaturahmi antarseniman untuk menjaga semangat kebudayaan Banua.
"Terima kasih kepada seluruh kabupaten dan kota yang telah berpartisipasi. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan semakin kuat. Saya bangga dapat berkumpul bersama para seniman," ujarnya saat membuka acara.
Melalui tema "Maambung Banua, Manjunjung Budaya", para seniman menampilkan karya-karya yang tidak hanya kreatif, tetapi juga sarat pesan budaya, nilai kehidupan, dan kearifan lokal. Perpaduan antara puisi, musik, dan seni peran menghadirkan pengalaman budaya yang menarik sekaligus edukatif bagi masyarakat yang hadir.
Penampilan musikalisasi puisi dan teatrikal puisi menjadi daya tarik utama. Setiap kelompok peserta menyuguhkan interpretasi unik terhadap sastra daerah di tengah perkembangan zaman.
Gelar Sastra Puisi II diharapkan menjadi agenda yang terus berkembang sebagai ruang kreatif bagi para seniman Banua. Kegiatan ini juga bertujuan mendorong tumbuhnya apresiasi masyarakat terhadap sastra dan budaya lokal sebagai identitas daerah yang harus terus dijaga.
Dengan melibatkan seniman dari delapan daerah, ajang ini memperkuat upaya pelestarian sastra daerah sekaligus mempererat kolaborasi antarseniman lintas kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Warisan budaya Banua pun diharapkan dapat diwariskan kepada generasi mendatang melalui panggung-panggung seperti ini.