15 Pelaku Usaha Mikro di Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Sertifikasi Halal, Target Tembus Pasar Modern

Penulis: Toni Haryadi  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 16:08:01 WIB
pelaku usaha mikro di Tanah Bumbu mengikuti pelatihan sertifikasi halal untuk memperluas akses pasar.

BATULICIN — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) menggandeng PT Sucofindo untuk memberikan pemahaman teknis kepada para pelaku usaha mikro. Pelatihan berlangsung sehari penuh dengan materi mencakup proses audit reguler sertifikasi halal hingga tata cara pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

Sertifikasi Halal Jadi Pintu Masuk ke Retail Modern

Plt Kepala Diskumdagri Tanah Bumbu, Eryanto Rais, yang diwakili Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rhani Patih, menegaskan bahwa saat ini pemerintah daerah memprioritaskan pembinaan UMKM pada pemenuhan sertifikasi halal. Alasannya, produk-produk lokal harus bisa bersaing di pasar modern yang mensyaratkan legalitas lengkap.

"Ke depan, produk yang ingin masuk ke retail modern perlu memenuhi berbagai persyaratan, termasuk sertifikasi halal. Karena itu, pemahaman terkait proses dan manfaat sertifikasi halal sangat penting bagi pelaku usaha," ujar Rhani Patih dalam sambutannya.

Dua Narasumber dari Sucofindo Beri Paparan Teknis

Joko Suharto, narasumber dari PT Sucofindo Cabang Batulicin, menekankan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar label, melainkan bentuk perlindungan konsumen dan peningkatan daya saing produk. Sementara itu, Hetty Adriyani Kartini dari perusahaan yang sama memaparkan tahapan audit reguler yang harus dijalani pelaku usaha.

"Proses audit ini menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas," kata Hetty di hadapan peserta.

Peserta Tak Hanya Kuliner, Juga Rumah Makan dan Makanan Olahan

Pelatihan ini menyasar pelaku usaha di sektor kuliner, rumah makan, dan makanan olahan. Menurut Rhani Patih, tiga sektor ini paling membutuhkan sertifikasi halal karena produknya langsung dikonsumsi masyarakat dan kerap menjadi syarat utama distributor maupun ritel modern.

Seluruh peserta yang hadir mendapatkan sertifikat pelatihan sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi mereka. Pemerintah Desa Kersik Putih melalui Sekretaris Desa Muhammad Irsyad berharap kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha mikro lokal dalam meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pasar.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: borneoplus.info This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top