Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Latih Warga Telok Selong Ulu Deteksi Dini dan Rawat Pasien Stroke di Rumah

Penulis: Reza Maulana  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 15:36:31 WIB
Poltekkes Kemenkes Banjarmasin melatih warga Telok Selong Ulu deteksi dini dan rawat pasien stroke di rumah.

BANJARMASIN — Poltekkes Kemenkes Banjarmasin menggelar edukasi dan pelatihan bagi warga Telok Selong Ulu, Banjarmasin, dengan fokus pada pencegahan stroke dan perawatan pasien berbasis keluarga. Program ini menyasar ibu-ibu rumah tangga dan kader posyandu setempat agar mampu menjadi garda terdepan penanganan stroke di lingkungan masing-masing.

Mengapa Perawatan Berbasis Keluarga Jadi Kunci?

Stroke termasuk penyakit dengan risiko kecacatan tinggi jika penanganan awal tidak tepat. Banyak pasien stroke di daerah justru terlambat mendapat pertolongan karena keluarga tidak mengenali gejala awalnya. Lewat program ini, warga diajarkan cara mengenali tanda-tanda stroke seperti senyum tidak simetris, gerak separuh tubuh melemah, dan bicara pelo.

Materi Pelatihan: Dari Deteksi Dini hingga Pijat Ringan

Pelatihan yang digelar di balai kelurahan tersebut mencakup sesi teori dan praktik. Warga tidak hanya mendapat materi tentang faktor risiko stroke—seperti hipertensi dan kolesterol tinggi—tetapi juga dilatih melakukan fisioterapi sederhana untuk pasien stroke di rumah. Teknik memindahkan pasien dari tempat tidur ke kursi roda serta latihan gerak sendi juga diajarkan secara langsung oleh dosen dan mahasiswa Poltekkes.

Siapa Saja yang Terlibat?

Kegiatan ini melibatkan puluhan warga yang sebagian besar adalah anggota keluarga perawat pasien stroke. Kepala Poltekkes Kemenkes Banjarmasin menyebutkan bahwa program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang rutin dilakukan setiap semester. Pihak kelurahan menyambut baik inisiatif tersebut karena selama ini warga kesulitan mengakses layanan rehabilitasi stroke yang hanya tersedia di rumah sakit kota.

Bagaimana Tindak Lanjut ke Depan?

Setelah pelatihan, setiap peserta mendapatkan buku panduan perawatan stroke di rumah yang bisa dijadikan acuan sehari-hari. Poltekkes juga berencana membentuk kader kesehatan khusus stroke di setiap RT di Telok Selong Ulu. Kader ini nantinya akan menjadi penghubung antara warga dan puskesmas jika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala stroke mendadak.

Apa Saja Gejala Awal Stroke yang Perlu Diwaspadai?

Gejala awal stroke bisa dikenali lewat metode FAST: Face (wajah tidak simetris), Arm (lengan lemah), Speech (bicara tidak jelas), dan Time (segera ke rumah sakit). Warga diimbau tidak menunggu gejala membaik sendiri karena setiap menit sangat menentukan keselamatan pasien.

Berapa Banyak Warga yang Sudah Terlatih?

Pada tahap awal, sekitar 50 warga Telok Selong Ulu telah mengikuti pelatihan ini. Poltekkes menargetkan program serupa bisa menjangkau seluruh kelurahan di Banjarmasin secara bertahap dalam dua tahun ke depan.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top