3.000 Jemaah Haji Kalsel Tiba di Banua, Pemprov Siapkan Jamuan Soto Banjar dan Sambutan Khas di Asrama Haji

Penulis: Toni Haryadi  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 14:45:01 WIB
jemaah haji asal Kalsel disambut dengan jamuan Soto Banjar di Asrama Haji Banjarmasin.

BANJARMASIN — Ribuan jemaah haji asal Kalimantan Selatan yang tergabung dalam Embarkasi Banjarmasin akan disambut dengan tradisi khas banua begitu tiba di Asrama Haji. Pemerintah Provinsi Kalsel memastikan jamuan Soto Banjar dan hidangan lokal lainnya telah disiapkan untuk menyambut kepulangan mereka.

Mengapa Soto Banjar Jadi Hidangan Wajib?

Soto Banjar bukan sekadar makanan. Hidangan khas suku Banjar ini telah menjadi simbol penyambutan resmi bagi tamu kehormatan di Bumi Lambung Mangkurat. Aroma kuah kaldu ayam yang kaya rempah dan campuran susu yang gurih dianggap mampu mengembalikan stamina jemaah setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.

Pemprov Kalsel sengaja memilih menu lokal ini untuk memberikan pengalaman pertama yang hangat dan akrab bagi para jemaah. "Kami ingin mereka langsung merasakan suasana banua begitu menginjakkan kaki di kampung halaman," ujar salah satu pejabat di lingkungan biro kesejahteraan rakyat setempat.

Berapa Lama Proses Pemulangan Jemaah?

Proses kepulangan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin dijadwalkan berlangsung secara bertahap selama beberapa pekan ke depan. Kloter pertama diperkirakan tiba di Banjarmasin pada pertengahan pekan ini setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Setibanya di Asrama Haji, jemaah akan menjalani serangkaian pemeriksaan administrasi dan kesehatan sebelum akhirnya dijemput oleh keluarga masing-masing. Selama masa transisi itu, panitia penyambutan telah menyiapkan area istirahat dan konsumsi bagi para jemaah.

Apa yang Perlu Disiapkan Keluarga?

Keluarga jemaah diimbau untuk memantau jadwal kedatangan kloter melalui aplikasi resmi Kementerian Agama atau menghubungi petugas di embarkasi. Pihak penyelenggara meminta agar penjemputan dilakukan tertib dan tidak berdesakan di area kedatangan.

Selain Soto Banjar, panitia juga menyediakan air mineral dan makanan ringan untuk mengantisipasi kondisi jemaah yang mungkin masih lelah setelah penerbangan panjang. Semua jamuan disediakan gratis oleh Pemprov Kalsel sebagai bagian dari program penyambutan tahunan.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Penyambutan?

Penyambutan ini melibatkan lintas instansi, mulai dari Kanwil Kemenag Kalsel, Dinas Kesehatan, hingga Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Semua bergerak untuk memastikan arus kedatangan jemaah berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Petugas medis juga disiagakan di titik-titik strategis di dalam asrama. Ini untuk mengantisipasi jemaah yang mengalami kelelahan atau memiliki kondisi kesehatan khusus setelah menjalani ibadah haji yang cukup berat secara fisik.

Bagaimana Tradisi Ini Berjalan Setiap Tahun?

Tradisi menjamu jemaah haji dengan Soto Banjar sudah berlangsung puluhan tahun di Kalimantan Selatan. Setiap musim haji tiba, aroma kuah soto selalu tercium di area embarkasi sebagai tanda bahwa para tamu Allah telah kembali dengan selamat.

Pemprov Kalsel berharap tradisi ini terus lestari dan menjadi ciri khas tersendiri bagi masyarakat banua. "Ini adalah wujud syukur dan kebahagiaan kami menyambut kembali saudara-saudara yang telah menunaikan rukun Islam kelima," pungkas pejabat tersebut.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top