** Kontroversi Gol Mati Warnai Kemenangan Perdana Malaysia atas Singapura di Piala AFF U-19 2026

Penulis: Toni Haryadi  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 03:56:02 WIB
Gol kontroversial dari tendangan bebas membawa Malaysia unggul atas Singapura di Piala AFF U-19 2026.
**

KALIMANTAN SELATAN — Kontroversi meletup di menit ke-15. Wasit memberikan Malaysia tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Singapura. Eksekusi bola mati itu membentur pagar betis dan masuk ke gawang. Para pemain Singapura protes keras—mereka yakin bola sudah mati sebelum tendangan diambil. Wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Dua Gol Tambahan di Babak Kedua

Unggul 1-0 di babak pertama, Malaysia tampil lebih percaya diri setelah jeda. Serangan bertubi-tubi dilancarkan ke pertahanan Singapura yang mulai kehilangan konsentrasi. Dua gol tambahan hadir pada menit ke-58 dan 72, memastikan kemenangan 3-0 untuk tuan rumah Grup B.

Gol kedua lahir dari skema serangan balik cepat, diakhiri tendangan keras dari luar kotak penalti. Gol ketiga berawal dari kemelut di depan gawang Singapura pasca-sepak pojok.

Pelatih Singapura Kecewa, Malaysia Bungkam

Pelatih Singapura menyayangkan keputusan wasit dalam konferensi pers usai pertandingan. "Kami sudah melihat rekaman. Bola jelas sudah berhenti sebelum tendangan bebas dieksekusi. Ini keputusan yang sulit diterima," ujarnya dengan nada kecewa.

Di sisi lain, juru taktik Malaysia memilih bungkam soal kontroversi. Ia lebih menyoroti performa timnya yang mampu mencetak tiga gol dan menjaga cleansheet. "Kami bermain disiplin dan efektif. Tiga poin ini sangat penting untuk langkah kami di turnamen," katanya singkat.

Klasemen Grup B dan Laga Selanjutnya

Kemenangan ini membawa Malaysia memuncaki klasemen sementara Grup B dengan tiga poin. Singapura harus puas berada di posisi juru kunci. Laga selanjutnya, Malaysia akan menghadapi lawan yang lebih berat, sementara Singapura harus segera bangkit jika ingin menjaga asa lolos ke semifinal.

Pertandingan ini menegaskan bahwa Piala AFF U-19 2026 tak hanya soal skill, tetapi juga mental dan kemampuan membaca situasi. Kontroversi wasit menjadi bumbu yang tak terhindarkan. Namun bagi Malaysia, tiga poin tetaplah harga mati.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top