TAPIN — Dua kecamatan di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, kini dalam status waspada kebakaran lahan. BPBD Tapin mencatat 12 hotspot muncul dalam sepekan terakhir, dengan lokasi terkonsentrasi di area pertambangan.
Kepala BPBD Tapin, melalui data yang dirilis Senin lalu, menyebut titik panas tersebar di Tapin Selatan dan Lokpaikat. Seluruhnya berada di wilayah konsesi pertambangan yang sebagian besar merupakan lahan kritis dan rawan terbakar.
Dari 12 titik yang terdeteksi, petugas belum merinci luasan lahan yang terbakar. Namun, pola kemunculan hotspot yang konsisten di area tambang menjadi perhatian utama BPBD.
"Mayoritas titik panas kami temukan di area pertambangan. Ini menjadi catatan serius karena aktivitas di lapangan bisa memicu percikan api," ujar Kepala BPBD Tapin dalam keterangan resmi.
Warga yang bermukim di sekitar kawasan pertambangan di Tapin Selatan dan Lokpaikat menjadi pihak paling terdampak jika api meluas. Asap dari kebakaran lahan berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
BPBD mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar. Sebab, musim kemarau membuat vegetasi kering mudah terbakar dan api sulit dikendalikan.
BPBD Tapin mengerahkan tim reaksi cepat untuk memadamkan titik api sebelum meluas. Patroli darat dilakukan setiap hari, sementara pemantauan dari udara menggunakan drone untuk menjangkau area tambang yang sulit diakses.
Petugas juga berkoordinasi dengan perusahaan tambang di lokasi untuk menyiagakan alat berat dan tangki air. Langkah ini diambil agar api bisa dipadamkan dalam 1x24 jam sejak terdeteksi.
BPBD menyebut risiko meluasnya kebakaran cukup tinggi mengingat kondisi cuaca kering masih berlangsung. Lahan gambut di beberapa titik di Tapin Selatan menjadi faktor yang memperparah karena api bisa bertahan di bawah permukaan.
"Kami minta warga segera melapor jika melihat asap atau api. Jangan coba padamkan sendiri jika apinya sudah besar," kata Kepala BPBD.
Warga diminta segera menghubungi BPBD Tapin atau aparat desa setempat. Jangan membakar sampah atau lahan di sekitar rumah selama musim kemarau. Siapkan alat pemadam api ringan di rumah jika tinggal dekat kawasan tambang.