AMUNTAI — Bupati HSU H Sahrujani memastikan proyek pembangunan jalan di tiga kecamatan tidak mangkrak dan sesuai rencana. Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan saat libur, ia ingin melihat langsung progres fisik di lapangan, bukan hanya laporan dari bawahan.
“Saya ingin pastikan proyek ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai ada pembangunan yang tidak sesuai spesifikasi,” ujar Sahrujani saat meninjau lokasi, Minggu (31/5/2026).
Bupati menyambangi tiga titik proyek yang tersebar di Kecamatan Amuntai Selatan, Kecamatan Sungai Pandan, dan Kecamatan Danau Panggang. Ketiga wilayah ini dikenal memiliki akses jalan yang kerap rusak saat musim hujan.
Di setiap lokasi, Sahrujani menyempatkan berbincang dengan warga dan kontraktor pelaksana. Ia mengecek langsung kualitas material, ketebalan lapisan hotmix, serta drainase di sisi jalan.
Pemantauan di luar jam kerja sengaja dipilih untuk menghindari seremoni formal yang biasa terjadi. Menurut Sahrujani, kunjungan mendadak saat libur bisa memberikan gambaran riil kondisi proyek tanpa persiapan dari pihak kontraktor atau dinas terkait.
“Kalau diberi tahu duluan, bisa saja mereka bersih-bersih dan rapi-rapi dulu. Saya ingin lihat apa adanya,” tegasnya.
Dalam kunjungannya, Sahrujani memeriksa beberapa aspek teknis, di antaranya:
Bupati mengingatkan kontraktor untuk tidak bermain-main dengan kualitas material. Ia mengancam akan memberikan sanksi tegas jika ditemukan penyimpangan di lapangan.
Warga di Kecamatan Danau Panggang menyambut positif inspeksi mendadak tersebut. Mereka berharap proyek jalan yang selama ini dinanti bisa segera rampung dan tahan lama.
“Kami senang Bupati turun langsung. Biasanya proyek jalan cuma dilihat dari mobil, kali ini beliau jalan kaki ngecek aspal,” ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Pemkab HSU mengalokasikan anggaran khusus untuk perbaikan infrastruktur jalan di wilayah selatan yang selama ini menjadi langganan banjir. Proyek ini ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2026.
Pemerintah Kabupaten HSU menargetkan seluruh pengerjaan jalan di tiga kecamatan tersebut selesai pada triwulan ketiga tahun ini. Setelah rampung, akses warga ke pusat kota dan pasar diharapkan lebih lancar, terutama saat musim panen raya.