BANJARMASIN — Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh kini menjadi salah satu pilihan utama warga Banjarmasin untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Setiap akhir pekan, tempat ini dipadati pengunjung yang ingin menikmati suasana hijau sambil mengenal berbagai satwa.
Ketua TP-PPK Banjarmasin menyebut bahwa kebersihan adalah faktor utama agar taman tetap diminati. Ia mengingatkan pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan dan merusak fasilitas yang ada. Menurutnya, taman ini bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi juga sarana edukasi bagi anak-anak tentang lingkungan dan satwa.
"Kami ingin taman ini terus terjaga. Jangan sampai karena ramai pengunjung, kebersihannya justru terabaikan," ujar Ketua TP-PPK Banjarmasin dalam keterangan yang diterima, pekan lalu.
Di Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh, pengunjung bisa melihat berbagai jenis satwa lokal, bermain di area terbuka hijau, dan belajar tentang konservasi. Tempat ini dirancang sebagai ruang publik yang ramah anak dan keluarga. Pemerintah kota berharap taman ini bisa menjadi ikon wisata edukasi di Banjarmasin.
Untuk menjaga kenyamanan bersama, pihak pengelola telah menyediakan tempat sampah di sejumlah titik. Petugas kebersihan juga disiagakan, terutama saat akhir pekan.
Sejumlah warga yang ditemui mengapresiasi keberadaan taman ini. Mereka berharap fasilitas terus diperbaiki dan ditambah. "Anak-anak senang karena bisa lihat burung, rusa, dan binatang lainnya. Tapi memang harus dijaga kebersihannya," kata seorang pengunjung.
Ketua TP-PPK Banjarmasin juga mendorong warga untuk ikut serta merawat taman. Partisipasi aktif dari masyarakat dinilai penting agar tempat ini tetap lestari dan bisa dinikmati generasi mendatang.
Pihak TP-PPK berencana mengadakan kegiatan bersih-bersih rutin yang melibatkan komunitas dan warga sekitar. Sosialisasi tentang pentingnya menjaga fasilitas umum juga akan terus digencarkan. Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh diharapkan tidak hanya ramai, tetapi juga menjadi contoh taman kota yang bersih dan terawat di Kalimantan Selatan.