ABB Siapkan Distribusi UniSec SPLN ke Jaringan Listrik PLN Mulai 2026

Penulis: Vicky Prasetya  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 19:03:01 WIB
PT ABB siap distribusikan UniSec SPLN untuk jaringan listrik PLN mulai 2026.

KALIMANTAN SELATAN — JAKARTA — PT ABB (Persero) resmi memperkenalkan UniSec SPLN ke pasar Indonesia pada 2026, setelah produk tersebut dinyatakan lolos uji kualitas pada tahun sebelumnya. Produk ini merupakan hasil kerja sama dengan PT PLN (Persero) melalui Perjanjian Harga Satuan (KHS) untuk Pengadaan Barang dan Jasa Transmisi dan Distribusi (PHBTM).

UniSec SPLN adalah perangkat switchgear yang dirancang khusus untuk memenuhi Standar Perusahaan Listrik Nasional (SPLN). Perangkat ini berfungsi mengatur, melindungi, dan mengisolasi sirkuit listrik di gardu distribusi PLN. Dengan standar SPLN, diharapkan keandalan pasokan listrik ke rumah tangga, industri, dan bisnis menjadi lebih stabil.

Mengapa Standar SPLN Penting bagi Konsumen PLN

Standar SPLN merupakan acuan teknis yang wajib dipenuhi setiap peralatan kelistrikan yang terhubung ke jaringan PLN. Selama ini, banyak perangkat impor yang belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi kelistrikan Indonesia, seperti tegangan, frekuensi, dan kondisi lingkungan tropis. UniSec SPLN hadir untuk mengisi celah tersebut.

Menurut data internal ABB, perangkat ini telah menjalani serangkaian uji ketat di laboratorium bersertifikasi pada 2025. Hasilnya, UniSec SPLN dinyatakan mampu beroperasi pada tegangan menengah 20 kV, yang merupakan standar utama jaringan distribusi PLN di perkotaan dan kawasan industri.

Skema Distribusi: KHS PHBTM Jadi Kunci

Distribusi UniSec SPLN ke seluruh Indonesia akan dilakukan melalui skema KHS PHBTM. Skema ini memungkinkan PLN memesan unit secara bertahap sesuai kebutuhan proyek, tanpa harus melalui tender ulang setiap kali. ABB akan memproduksi unit-unit tersebut di pabriknya di kawasan industri Cikarang, Jawa Barat.

Skema ini dinilai lebih efisien karena mempercepat waktu pengadaan. PLN tidak perlu lagi menunggu proses lelang yang panjang untuk setiap proyek gardu distribusi baru atau penggantian perangkat lama. ABB pun sudah menyiapkan kapasitas produksi hingga 500 unit per tahun untuk memenuhi permintaan awal.

Dampak Langsung: Listrik Lebih Andal, Pemadaman Berkurang

Bagi masyarakat, kehadiran UniSec SPLN berarti kualitas listrik yang lebih stabil. Perangkat switchgear yang andal mengurangi risiko gangguan seperti korsleting atau pemadaman akibat kegagalan peralatan di gardu distribusi. Ini penting terutama di kawasan padat penduduk dan pusat bisnis yang sensitif terhadap fluktuasi listrik.

PLN mencatat, hingga 2025, sekitar 12 persen gangguan distribusi disebabkan oleh perangkat switchgear yang sudah tua atau tidak sesuai standar. Dengan penggantian bertahap ke UniSec SPLN, angka tersebut diharapkan turun signifikan dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

ABB sendiri menargetkan pengiriman perdana ke PLN pada kuartal pertama 2026. Produk ini akan diprioritaskan untuk proyek-proyek di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, yang memiliki tingkat konsumsi listrik tertinggi.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top