KALIMANTAN SELATAN — Enam tahun sudah M Rahmat berseragam hijau-putih Bali United. Kini, perjalanan itu resmi berakhir. Manajemen klub melalui pernyataan resmi mengonfirmasi bahwa kontrak kerja sama dengan pemain asal Makassar tersebut telah diakhiri secara sepakat.
"Kami dari manajemen secara resmi menyampaikan bila M Rahmat telah sepakat mengakhiri kerja sama setelah kurang lebih enam tahun berseragam Bali United," ujar Yabes Tanuri dalam keterangan yang dirilis laman resmi klub.
Rahmat meninggalkan jejak yang tak kecil. Selama membela Serdadu Tridatu, ia mencatatkan 47 penampilan di semua kompetisi dengan sumbangan 27 gol dan 10 assist. Kontribusi terbesarnya terjadi pada musim 2021/2022, saat ia menjadi bagian dari skuad yang meraih gelar juara Liga 1 secara back-to-back.
Julukan Supersub melekat erat pada Rahmat. Bukan tanpa alasan, ia kerap mencetak gol-gol krusial—baik penentu kemenangan maupun penyelamat tim dari kekalahan—saat diturunkan sebagai pemain pengganti. Julukan The Flash sendiri disematkan karena kecepatan larinya yang menjadi senjata utama.
Rahmat awalnya direkrut Bali United pada musim 2020. Saat itu, klub tengah bersiap menghadapi dua kompetisi sekaligus: Liga 1 dan Champions League Asia. Namun, baru berjalan tiga pekan, pandemi COVID-19 memaksa seluruh kompetisi dihentikan.
Ketidakpastian panjang mewarnai awal karier Rahmat di Pulau Dewata. Kompetisi baru bergulir kembali dengan hitungan kalender baru menjadi musim 2021/2022. Musim yang berakhir manis dengan gelar juara.
Manajemen Bali United mengucapkan terima kasih atas dedikasi Rahmat selama enam tahun. "Terima kasih untuk perjuangan dan prestasi yang terukir bersama musim 2021/2022 dan semoga perjalanan karier berikutnya dimudahkan dan menuju kesuksesan," ungkap Yabes.
Rahmat pun menyampaikan salam perpisahan. Mantan pemain PSM Makassar ini secara khusus berterima kasih kepada owner Pieter Tanuri, jajaran manajemen, ofisial, rekan setim, dan suporter Serdadu Tridatu.
"Pada akhirnya saat ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan. Terlalu banyak kebahagiaan yang Bali United berikan untuk saya. Terima kasih untuk Bali United, yaitu Pak Pieter, Pak Yabes, Pak Michael, teman-teman ofisial dan pemain serta para suporter yang selalu mendapat tempat di hati saya dan saya izin pamit," ucap Rahmat.
Kepergian Rahmat membuka tanda tanya besar: siapa yang akan mengisi kekosongan di lini depan Serdadu Tridatu musim depan? Dan ke mana The Flash akan melanjutkan petualangannya?