BANJARMASIN — SSB Wasaka Indonesia tak main-main dalam urusan pembinaan usia dini. Mereka mendatangkan dua legenda sepak bola sekaligus: Kurniawan Dwi Yulianto, yang kini menjabat pelatih Timnas Indonesia U-17, dan mantan pemain timnas, Supriyono Prima. Keduanya akan berkolaborasi dengan jajaran pelatih Wasaka Indonesia dalam sesi latihan bersama.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Biebie Minisoccer mulai pukul 15.00 WITA. Tak hanya fokus di lapangan, panitia juga menggelar sesi khusus untuk orang tua siswa. Sharing Session bertema "Peran Orang Tua Dalam Pembinaan dan Perkembangan Anak di Era Sepak Bola Modern" akan digelar di Ballroom Hotel Aria Barito pukul 19.00 WITA. Acara ini terbuka untuk masyarakat umum.
Direktur Teknik Wasaka Indonesia, Ilham Romadhona, mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hubungan pribadi dengan Kurniawan. Keduanya pernah bersama-sama mengikuti program pembinaan Timnas Indonesia Primavera di Italia pada era 1990-an.
"Tentu banyak pengalaman dan ilmu yang bisa dibagikan dua legenda ini kepada anak-anak Wasaka Indonesia," ujar Ilham di Banjarmasin, Kamis.
Menurut Ilham, sepak bola modern tidak hanya soal kemampuan teknik di lapangan. Dukungan keluarga, mental, karakter, dan lingkungan yang tepat menjadi faktor penentu keberhasilan seorang pemain muda. Karena itu, pihaknya sengaja melibatkan orang tua dalam proses pembinaan.
"Kami ingin orang tua ikut memahami bagaimana mendukung proses perkembangan anak-anaknya. Sepak bola modern bukan hanya soal bakat, tetapi juga dukungan keluarga, pola komunikasi, mental, disiplin, dan lingkungan yang tepat," tambahnya.
Kurniawan Dwi Yulianto saat ini aktif menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 setelah ditunjuk PSSI pada awal 2026. Sementara Supriyono Prima dikenal sebagai mantan pemain timnas senior yang kini fokus pada pembinaan sepak bola usia muda. Kehadiran keduanya diharapkan menjadi motivasi bagi para pemain muda Wasaka Indonesia untuk terus berlatih dan bercita-cita menjadi bintang nasional.