KALIMANTAN SELATAN — Google memanfaatkan panggung tahunan Google I/O pada Selasa waktu setempat untuk memperkenalkan Pics. Aplikasi ini dirancang sebagai alat pembuat gambar dan materi promosi bertenaga AI yang ramah pengguna. Sasaran utamanya adalah pengguna harian yang membutuhkan visual cepat, mulai dari pamflet sekolah hingga materi pemasaran produk.
Selama ini, generator gambar berbasis kecerdasan buatan memiliki kelemahan besar dalam hal penyuntingan detail kecil. Ketika pengguna mendapatkan gambar yang hampir sempurna namun ingin mengubah satu elemen saja, mereka terpaksa menulis ulang seluruh perintah dari awal. Hasil regenerasi tersebut justru sering kali merusak bagian gambar lain yang sudah sesuai keinginan.
Pics mengatasi masalah ini dengan menyematkan Gemini sebagai lapisan penyunting yang presisi. Pengguna cukup mengeklik bagian gambar yang ingin diubah dan meninggalkan catatan