BANJARMASIN — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) resmi memulai agenda Training Center (TC) bagi kafilah yang akan bertanding di tingkat provinsi. Sebanyak 63 peserta dijadwalkan mengikuti pendalaman materi secara intensif di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, mulai Sabtu (9/5/2026).
Pemusatan latihan ini menjadi fase krusial bagi para peserta sebelum bertolak ke Kabupaten Barito Kuala (Batola) sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXVII tingkat Provinsi Kalsel. Seluruh peserta akan mengisi 37 cabang lomba yang dipertandingkan dalam ajang bergengsi tersebut.
Bupati HSU, H Sahrujani, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap seluruh tahapan persiapan. Namun, ia mengingatkan agar para peserta tidak hanya mengejar medali, melainkan juga menjaga niat spiritual dalam mensyiarkan Al-Qur’an.
“Kegiatan ini adalah bagian dari ikhtiar kita dalam membina para peserta yang akan membawa nama baik daerah. Teruslah semangat, jaga kesehatan, dan pemerintah daerah sangat mengapresiasi segala usaha, apa pun hasilnya nanti,” kata Bupati Sahrujani.
Ia menambahkan bahwa penanaman nilai-nilai spiritual harus menjadi fondasi bagi setiap kafilah. Menurutnya, MTQ adalah kegiatan keagamaan yang memiliki dimensi batiniah yang kuat.
“Ini adalah kegiatan spiritual. Jadi, prestasi bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan penanaman nilai-nilai spiritual itulah yang harus menjadi dasar utama,” tambahnya.
Selama berada di Banjarmasin, para kafilah akan didampingi oleh tim pelatih berpengalaman. Fokus utama latihan ini adalah mengasah kemampuan teknis sekaligus memperkuat mental bertanding para qori dan qoriah di panggung besar.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) HSU, H Husairi Abdi, menjelaskan bahwa masa TC ini merupakan bagian vital dari strategi pembinaan daerah. Para pelatih akan memberikan koreksi mendalam terhadap penampilan setiap peserta di masing-masing cabang lomba.
“Di sini para kafilah akan mendapatkan pembinaan dan pemantapan sebagai bagian vital dari persiapan menghadapi ajang MTQ Nasional Provinsi Kalsel,” jelas Husairi.
Pembukaan TC ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab HSU, di antaranya Sekretaris Daerah Adi Lesmana, Kepala Kantor Kementerian Agama HSU Rusdi Hilmi, serta Kasi Bimas Islam Said Masrawan.
Kehadiran para pimpinan instansi ini mempertegas komitmen daerah dalam mendorong prestasi generasi muda di bidang keagamaan. Pemerintah berharap melalui persiapan yang matang di Banjarmasin, kafilah HSU mampu tampil maksimal dan menjaga marwah daerah di tingkat provinsi.
Pemusatan latihan ini direncanakan berlangsung selama empat hari dengan jadwal yang padat, mencakup sesi latihan mandiri hingga simulasi penampilan di depan dewan hakim internal sebelum keberangkatan ke Barito Kuala.