Pemerintah Kabupaten Tabalong memperkuat ketahanan unit terkecil masyarakat melalui penilaian Indeks Kualitas Keluarga (IKK) di Desa Masukau, Selasa (5/5/2026). Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf menegaskan bahwa kualitas keluarga menjadi fondasi krusial untuk mencetak sumber daya manusia yang kompetitif di Kalimantan Selatan.
TANJUNG — Desa Masukau di Kecamatan Murung Pudak resmi menjadi lokasi khusus (Lokus) penilaian peningkatan kualitas keluarga oleh tim provinsi. Langkah ini diambil untuk memetakan sejauh mana intervensi kebijakan daerah mampu meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat di tingkat akar rumput.
Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menyatakan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas keluarga. Menurutnya, keluarga yang berdaya akan melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman.
Dalam proses penilaian ini, Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) Kalimantan Selatan menggunakan standar pengukuran yang ketat. Kabid Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga (KHPK) DPPPA Kalsel, Rosda, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini diukur melalui Indeks Kualitas Keluarga (IKK).
IKK tersebut mencakup 29 indikator yang dikelompokkan ke dalam lima dimensi utama. Indikator ini mencakup aspek legalitas keluarga, ketahanan fisik, ekonomi, hingga kualitas hubungan sosial psikologis di dalam rumah tangga.
"Tolak ukur keberhasilan pembangunan kualitas keluarga yaitu dengan indeks kualitas keluarga (IKK) yang terdiri dari 29 indikator yang terbagi dalam lima dimensi," ujar Rosda saat memberikan penjelasan teknis di lokasi penilaian.
Penilaian di Desa Masukau ini melibatkan koordinasi intensif antar-instansi di lingkungan Pemkab Tabalong. Kehadiran sejumlah kepala dinas menunjukkan bahwa isu kualitas keluarga merupakan agenda prioritas yang memerlukan penanganan terpadu dari berbagai sektor.
Selain jajaran pimpinan daerah, hadir pula Ketua TP PKK Tabalong Hj Desi Suryanti Noor Rifani dan Ketua GOW Tabalong Nur Dewi Juliantini. Kehadiran para penggerak organisasi perempuan ini mempertegas peran strategis perempuan dalam menjaga stabilitas dan kualitas hidup keluarga di perdesaan.
Beberapa pejabat yang turut mendampingi dalam kunjungan lapangan tersebut antara lain Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong H Syam’ani, Kepala DPMD H Adityapula Nugraha, Kepala Disperkim H Slamet Riyadi, serta Kepala DKPPP H Fahrul Raji. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat penanganan isu-isu krusial seperti stunting dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Camat Murung Pudak Rony Saputra dan Kades Masukau Khairullah turut memastikan kesiapan data dan kondisi lapangan yang menjadi objek penilaian. Hasil dari penilaian TPK2D Kalsel ini nantinya akan menjadi rujukan bagi Pemkab Tabalong dalam menyusun program kerja tahunan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat desa.