BANJAR — Turnamen sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Banjarmasin Seri 2 resmi berakhir. Kompetisi yang berlangsung sejak 30 April 2026 ini diikuti oleh 62 tim yang terbagi dalam dua kategori usia, yakni U-10 dan U-12. Kehadiran ratusan atlet muda ini mencerminkan tingginya minat olahraga sepak bola putri di Bumi Lambung Mangkurat.
Pada partai final kategori usia 10 tahun (U-10), SDN Pagatan Besar berhasil keluar sebagai juara setelah menumbangkan SDN Sungai Andai 4 dengan skor tipis 1-0. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal, namun efektivitas serangan SDN Pagatan Besar menjadi pembeda dalam laga puncak tersebut.
Sementara itu, dominasi terlihat di kategori usia 12 tahun (U-12). Tim SDN Sungai Lulut 1 sukses mengandaskan perlawanan SDN Telaga Biru 1 untuk memastikan diri naik ke podium tertinggi. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi kedua sekolah tersebut sebagai kekuatan baru dalam pembinaan sepak bola putri di tingkat sekolah dasar.
Wakil Gubernur Kalsel sekaligus Ketua Asprov PSSI Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, memantau langsung jalannya partai final. Menurutnya, MLSC menjadi solusi konkret atas minimnya turnamen sepak bola putri di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya. Ia menekankan bahwa pembinaan atlet harus berjalan beriringan dengan aspek lain.
“Pencarian bibit unggul perlu diiringi perhatian pada pendidikan, kesehatan, serta dukungan orang tua dan guru agar pembinaan tidak hanya berorientasi prestasi jangka pendek, tetapi juga membentuk sumber daya manusia unggul menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Hasnuryadi yang juga menjabat sebagai CEO Barito Putera.
Senada dengan hal tersebut, Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, menyatakan komitmennya bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation untuk terus menumbuhkan kecintaan olahraga sejak dini. Menurutnya, antusiasme di Banjarmasin akan menjadi pijakan untuk menghadirkan pembinaan yang lebih terukur dan berkelanjutan di masa depan.
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang angkat piala. Tim pelatih telah melakukan kurasi ketat terhadap para peserta selama kompetisi berlangsung. Hasilnya, sekitar 25 pemain terbaik akan dipilih untuk mengikuti program MilkLife Soccer Extra Training.
Latihan intensif tersebut dijadwalkan mulai 4 Mei dengan frekuensi tiga kali sepekan. Para pemain terpilih ini diproyeksikan untuk memperkuat tim MLSC All-Stars 2026 yang akan berlaga di Kudus, Jawa Tengah, pada 24–28 Juni mendatang. Jacksen menilai konsistensi kompetisi seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga ekosistem sepak bola putri nasional.
Kategori Usia 10 (U-10):
Kategori Usia 12 (U-12):