Penangkapan IW di Hotel Banjarmasin: Bawa 30 Kg Sabu dan 15 Ribu Ineks

Penulis: Muhammd Nizar  •  Selasa, 24 Februari 2026 | 20:36:05 WIB
Petugas Ditresnarkoba Polda Kalsel mengamankan 30 kilogram sabu di Banjarmasin Tengah.

BANJARBARU – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah fantastis di awal bulan suci Ramadhan 2026. Dalam operasi tersebut, petugas menyita sekitar 30 kilogram sabu dan belasan ribu butir pil ekstasi dari seorang kurir antarprovinsi.

Tersangka utama dalam kasus ini diketahui berinisial IW, warga asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Saat ini, tim penyidik Ditresnarkoba Polda Kalsel masih melakukan pendalaman intensif untuk melacak alur distribusi dan pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, merinci bahwa total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 29.944,33 gram sabu. Selain bubuk kristal haram tersebut, polisi juga menemukan 15.056 butir ekstasi yang siap edar.

"Pelaku ini terafiliasi dengan jaringan internasional, yaitu masih dengan jaringan Fredy Pratama yang saat ini juga masih buron," ungkap Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan saat memimpin konferensi pers di Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Selasa (24/2/2026).

Penangkapan terhadap IW dilakukan di area parkir salah satu hotel di Jalan Aes Nasution, Kecamatan Banjarmasin Tengah, pada Jumat (20/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.15 Wita. Petugas menemukan narkoba tersebut tersimpan rapi di dalam dua buah tas ransel besar yang dibawa oleh pelaku.

Secara visual, puluhan kilogram sabu tersebut dikemas dalam bungkus plastik berwarna kuning keemasan, di mana setiap paket memiliki berat sekitar 1 kilogram. Sementara itu, belasan ribu butir ekstasi (ineks) dibalut dalam kemasan berwarna perak (silver).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, barang haram tersebut dipasok dari luar provinsi dan direncanakan untuk diedarkan secara masif di berbagai titik di wilayah Kalimantan Selatan. Polisi menduga momentum awal Ramadhan dimanfaatkan jaringan ini untuk mengelabui petugas.

Atas temuan besar ini, Kapolda Kalsel memberikan peringatan keras kepada sindikat narkoba dan mengajak masyarakat untuk lebih proaktif. Warga diminta segera melapor jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan terkait peredaran gelap narkotika guna memutus rantai jaringan internasional di bumi Lambung Mangkurat.

Reporter: Muhammd Nizar
Back to top