Pencarian

Prestasi Lingkungan Sekolah Tanah Bumbu Kian Menguat Lewat Raihan Adiwiyata 2025

Kamis, 15 Januari 2026 • 15:18:20 WIB
Prestasi Lingkungan Sekolah Tanah Bumbu Kian Menguat Lewat Raihan Adiwiyata 2025

JAKARTA - Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup sejak usia sekolah mulai menunjukkan hasil nyata di Kabupaten Tanah Bumbu. Sejumlah sekolah di daerah ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan melalui penghargaan lingkungan hidup tingkat provinsi dan nasional.

Keberhasilan tersebut menjadi sinyal positif bahwa pendidikan berwawasan lingkungan bukan sekadar slogan. Komitmen sekolah, guru, dan peserta didik dinilai mampu mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan.

Pada Tahun 2025, sebanyak lima sekolah di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, berhasil meraih penghargaan dalam program Sekolah Adiwiyata. Penghargaan ini diberikan kepada sekolah yang dinilai konsisten menerapkan prinsip ramah lingkungan dalam aktivitas belajar mengajar.

Program Sekolah Adiwiyata merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam membangun budaya peduli lingkungan. Melalui program ini, sekolah didorong menjadi pusat edukasi dan praktik nyata pelestarian lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu Muhammad Risdianadi mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen sekolah.

Dua Sekolah Raih Adiwiyata Nasional 2025

Dalam keterangannya, Muhammad Risdianadi menyebutkan dua sekolah yang berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2025. Kedua sekolah tersebut adalah SMPN 1 Kusan Hulu dan SMPN 1 Satui.

"Di antaranya SMPN 1 Kusan Hulu dan SMPN 1 Satui yang meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2025," katanya. Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan atas upaya pengelolaan lingkungan sekolah yang dinilai unggul.

SMPN 1 Kusan Hulu bahkan tercatat sebagai peraih apresiasi tertinggi kedua kategori Sekolah Adiwiyata Nasional di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Capaian tersebut menempatkan sekolah ini sebagai salah satu rujukan penerapan pendidikan lingkungan di daerah.

Keberhasilan SMPN 1 Satui juga tidak terlepas dari konsistensi dalam menjalankan program lingkungan. Sekolah ini dinilai mampu mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Penghargaan tingkat nasional menjadi pencapaian yang membanggakan bagi Tanah Bumbu. Prestasi ini menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di daerah mampu bersaing dan sejajar dengan sekolah lain di tingkat nasional.

Tiga Sekolah Raih Adiwiyata Provinsi Kalimantan Selatan

Selain penghargaan nasional, tiga sekolah lainnya meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Tahun 2025. Sekolah tersebut adalah SDN 2 Sepunggur, SDIT Al Fath Batulicin, dan SMPN 3 Angsana.

"SDN 2 Sepunggur, SDIT Al Fath Batulicin, dan SMPN 3 Angsana yang meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi 2025," ujar Risdianadi. Ketiga sekolah ini dinilai berhasil menerapkan prinsip lingkungan hidup secara konsisten.

Di tingkat sekolah dasar, SDN 2 Sepunggur menempati posisi tertinggi kedua kategori Sekolah Adiwiyata Provinsi 2025 se-Kalimantan Selatan. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan lingkungan dapat ditanamkan sejak usia dini.

Keberhasilan SDIT Al Fath Batulicin dan SMPN 3 Angsana juga menunjukkan pemerataan komitmen lingkungan di berbagai jenjang pendidikan. Sekolah-sekolah tersebut dinilai mampu melibatkan seluruh warga sekolah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Penghargaan tingkat provinsi ini menjadi motivasi tambahan bagi sekolah lain. Pemerintah daerah berharap prestasi tersebut dapat menular dan menginspirasi sekolah-sekolah yang belum meraih Adiwiyata.

Adiwiyata sebagai Budaya, Bukan Sekadar Penghargaan

Muhammad Risdianadi menegaskan bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata komitmen sekolah-sekolah di Tanah Bumbu. Lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan hijau menjadi prioritas utama.

Ia menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Dukungan orang tua dan masyarakat sekitar juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program.

"Adiwiyata bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata bahwa sekolah di Tanah Bumbu mampu menanamkan budaya peduli lingkungan kepada peserta didik," terangnya. Pernyataan tersebut menegaskan esensi dari program Adiwiyata.

Melalui Adiwiyata, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung. Kebiasaan memilah sampah, menanam pohon, dan menjaga kebersihan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di sekolah.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap budaya peduli lingkungan ini terus berkembang. Nilai-nilai tersebut diharapkan terbawa hingga ke lingkungan rumah dan masyarakat.

Penghargaan Adiwiyata juga menjadi indikator keberhasilan pendidikan karakter. Lingkungan yang bersih dan sehat dinilai mampu mendukung proses belajar yang lebih optimal.

Dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 diserahkan secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin. Penyerahan dilakukan melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan Rahmad Prapto Udoyo.

Momen penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan pemerintah provinsi terhadap komitmen sekolah. Pemerintah provinsi mendorong agar prestasi ini terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Penghargaan ini juga menjadi bagian dari upaya Kalimantan Selatan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pendidikan dinilai sebagai pintu masuk strategis untuk membangun kesadaran lingkungan jangka panjang.

Pemerintah daerah dan provinsi sepakat bahwa sekolah memegang peran penting. Melalui pendidikan, generasi muda diharapkan tumbuh dengan kesadaran ekologis yang kuat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen terus mendukung sekolah-sekolah dalam program Adiwiyata. Dukungan tersebut mencakup pembinaan, pendampingan, dan penguatan kebijakan.

Prestasi lima sekolah ini menjadi langkah awal yang positif. Pemerintah berharap semakin banyak sekolah di Tanah Bumbu menyusul meraih penghargaan serupa pada tahun-tahun mendatang.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks